Tutup Sidang Sinode GKS, Wagub Johni: Ubah Kebiasaan, Perbaiki Citra, Bangun Sumba yang Lebih Baik.

IMG_20260710_201526_846

SUMBA TIMUR, 9 Juli 2026 – Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menegaskan Gereja Kristen Sumba (GKS) bukan sekadar mitra rohani, melainkan kekuatan utama dalam membangun karakter, mengubah kebiasaan yang tidak produktif, hingga memperbaiki citra masyarakat NTT di mata bangsa. Pernyataan ini disampaikannya saat menutup secara resmi Sidang Sinode XLIV GKS di Jemaat GKS Nggongi, Klasis Mahu Karera, Kamis malam (9/7).

Dalam sambutannya, Wagub Johni secara terbuka menyoroti peristiwa penolakan sejumlah warga asal NTT di Bali yang sempat menggelisahkan banyak pihak. Pemerintah pun segera turun tangan berkunjung ke Bali pada Januari lalu untuk meminta maaf sekaligus membina warga NTT di sana.

“Kami melihat akar masalahnya ada pada kebiasaan yang masih terbawa. Karena itu, kami mengajak GKS turut membimbing umat: pertahankan budaya yang baik, ubah yang menghambat kemajuan lewat terang Injil,” tegasnya.

Selain persoalan perilaku dan citra, pemerintah juga mengandalkan peran gereja untuk bersama-sama menuntaskan tantangan besar lain: stunting, kemiskinan, serta mencegah konflik antarkelompok yang merugikan semua pihak.

Sidang Sinode yang berlangsung 2–9 Juli 2026 ini resmi menutup masa bakti kepengurusan periode 2022–2026 dan menetapkan jajaran pemimpin baru periode 2026–2031:

– Ketua Umum: Pdt. Yakob Malo Bili

– Sekretaris Umum: Aprianus M. Dj. Uma

– Ketua I: Pdt. Theopilus Mete

– Ketua II: Pdt. Yohanis Woli

Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali pun memuji kiprah GKS yang selama ini hadir dalam pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga pelayanan sosial. “Kami tidak bisa berjalan sendiri menuntaskan kemiskinan dan stunting. Dukungan gereja sangat kami butuhkan,” ujarnya.

Sementara Ketua Umum GKS periode lalu Pdt. Marlin Lomi berpesan kepada pengurus baru agar tema sidang tidak hanya menjadi slogan, melainkan diterjemahkan menjadi pelayanan yang nyata dan mengubah kehidupan jemaat serta masyarakat luas.

Acara ditutup secara resmi dengan pemukulan gong oleh Wakil Gubernur NTT, tanda berakhirnya seluruh rangkaian sidang sinode sekaligus dimulainya babak pelayanan baru GKS untuk Sumba dan NTT.

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

 

Penulis: Librik Abineno

Foto-Video: Librik – Beny Triyono

Editor: Hiro Lukas