Pameran Pembangunan NTT 2026: Lebih dari Sekadar Capaian – Lahir Solidaritas Rp 1,5 Miliar untuk Flores.

IMG_20260920_145730_977

KUPANG, klikinfopol.com. 19 September 2026 – Pameran Pembangunan Provinsi NTT Tahun 2026 bukan sekadar panggung menampilkan capaian kerja dan potensi daerah. Di balik deretan stan produk unggulan, angka pertumbuhan, dan keramaian pengunjung, tersemat sebuah kehangatan: gelombang kepedulian yang mengumpulkan dana Rp 1.505.060.427,96 bagi masyarakat Flores yang terdampak gempa bumi berkekuatan M7.7 pada 15 Agustus 2026 lalu.

Angka tersebut merupakan total donasi yang tercatat dari rekening Pameran HUT ke-81 RI tingkat Provinsi NTT, periode 21 Agustus–17 September 2026. Dana ini mengalir bukan dari satu sumber besar, melainkan dari ribuan tangan: ASN, pelajar, dunia usaha, lembaga pemerintah, hingga warga biasa yang menyisihkan rezeki di kotak amal selama pameran berlangsung.

Momen penggalangan dana pun terasa istimewa saat Malam Solidaritas Peduli Gempa Flores pada penutupan pameran, 24 Agustus lalu. Musisi Silet Open Up hadir secara khusus dan turut menggalang dukungan melalui lelang lagu, menyatukan hati hadirin dalam satu doa dan kepedulian bagi saudara-saudara di seberang laut.

Pameran yang berlangsung 15–24 Agustus 2026 mencatat lebih dari 120.000 kunjungan. Pengeluaran pengunjung diperkirakan mencapai Rp 6,07 miliar, dengan dampak ekonomi bagi daerah sebesar Rp 8,34 miliar. Tak kurang dari 700 pelaku UMKM ikut berpartisipasi dan merasakan langsung aliran transaksi yang berlangsung.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam.

“Terima kasih atas seluruh dukungan dan kepedulian Bapak, Ibu, dan saudara sekalian yang dengan sukarela membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Flores.”

Gubernur menegaskan, semangat solidaritas ini tak boleh berhenti di masa tanggap darurat.

“Solidaritas dan gotong royong ini harus terus kita jaga. Bukan hanya saat tanggap darurat, tetapi sampai saudara-saudara kita di Flores benar-benar dapat bangkit dan memulihkan kehidupannya.”

Pameran ini membuktikan dua hal dapat tumbuh bersamaan: roda ekonomi berputar dan hati masyarakat tetap peka terhadap penderitaan sesama. Ruang yang dibangun untuk menampilkan kemajuan daerah sekaligus menjadi tempat lahirnya harapan baru bagi mereka yang kini hidup di bawah tenda pascabencana.

Dari Kupang, kepedulian itu menyeberang ke Flores – membuktikan bahwa jarak tak memisahkan, dan satu NTT tetap berdiri tegak: saat satu bagian terluka, seluruh pulau turut merawatnya.

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

Penulis: Baldus Sae

Editor: Hiro Lukas