12.423 Rumah Rusak, Wagub Johni: Data Akurat Pondasi Pemulihan Manggarai Timur.

IMG_20260820_094932_656

BORONG, klikinfopol.com. – 19 Agustus 2026 – Usai meninjau sejumlah titik kerusakan, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma melanjutkan kunjungan ke Posko Darurat Penanggulangan Bencana Kabupaten Manggarai Timur yang berpusat di Rumah Jabatan Sekda setempat, Rabu (19/8). Di sinilah titik pusat pengendalian bantuan dan pendataan warga terdampak pascagempa berkekuatan 7,7 magnitudo.

Di hadapan Bupati Manggarai Timur Agas Andreas dan jajaran, Wagub menekankan satu hal paling mendasar: “Pendataan penting.”

Data yang cepat, akurat, dan terperinci adalah pondasi utama agar bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan tidak meleset dari kebutuhan riil warga di lapangan.

Bupati Agas Andreas melaporkan dampak gempa yang paling parah dirasakan di Kecamatan Lambaleda Utara dan Kecamatan Sambi Rampas. Hingga saat ini tercatat:

– 26 orang meninggal dunia, santunan telah diserahkan kepada keluarga korban

– 12.423 rumah terdampak: 3.917 rusak ringan, 3.837 rusak sedang, dan 4.669 rusak berat

– Kerusakan infrastruktur: 9 ruas jalan, 7 jembatan, 8 jaringan irigasi, 286 sekolah, 24 puskesmas, 42 rumah ibadah, serta 58 gedung pemerintahan

Saat ini 9 dokter telah bersiaga memberikan pelayanan kesehatan, sementara 5 ton beras telah disiapkan pemerintah kabupaten untuk didistribusikan. Petugas juga telah mendapatkan pelatihan dari PMI guna memastikan proses pendataan berjalan baik.

Menyikapi gambaran kondisi tersebut, Wagub Johni Asadoma mengarahkan penanganan dilakukan secara bertahap dan terukur.

“Prioritas utama adalah pendataan dan pemenuhan kebutuhan dasar, seperti makan dan minum. Urusan rekonstruksi dan pembangunan kembali fasilitas akan kita lakukan kemudian, berdasarkan data yang valid dan lengkap,” tegas Wagub.

Ia meminta seluruh jajaran bekerja cepat namun tetap teliti, serta selalu mengedepankan pendekatan kemanusiaan tanpa menambah beban masyarakat yang sedang berduka.

Sebelum mengakhiri kunjungan, Wagub didampingi Bupati meninjau Kantor Bank NTT Cabang Manggarai Timur. Meski gedung mengalami kerusakan ringan, operasional perbankan dipastikan tetap berjalan lancar didukung 59 orang staf, agar layanan kebutuhan keuangan masyarakat tidak terhenti.

Kunjungan ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk terus hadir, memastikan bantuan mengalir tepat waktu, serta mempersiapkan langkah pemulihan menyeluruh bagi saudara-saudara kita di Manggarai Timur.

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

Penulis: Lilo Banunaek

Editor: Hiro Lukas