Resmikan Gedung UPTD PPA, Gubernur Melki: Ini Rumah Aman, Simbol Hadirnya Negara Bagi Korban.

IMG_20260626_084051_485

KUPANG, 26 Juni 2026 – Sebuah harapan baru bagi perlindungan perempuan dan anak di NTT. Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena secara resmi meresmikan Gedung Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di Kelurahan Fontein, Kota Kupang, Kamis (25/6/2026).

Peresmian ini berbarengan dengan peluncuran Peraturan Gubernur tentang Perlindungan Anak Korban Jaringan Terorisme, bukti nyata komitmen memperkuat keamanan dan masa depan anak-anak NTT.

Gubernur Melki menegaskan, kemajuan daerah tak hanya diukur dari jalan atau gedung megah, tapi seberapa kuat kita melindungi yang paling rentan.

“Gedung ini bukan sekadar tembok dan atap. Ini adalah simbol kehadiran negara, tempat perlindungan, pemberian keadilan, dan harapan baru bagi mereka yang terluka,” ujarnya tegas.

Ia meminta UPTD PPA menjadi layanan yang cepat, ramah, profesional, dan penuh penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Gubernur menyoroti tantangan berat yang dihadapi: perkawinan anak, perdagangan orang, kekerasan seksual, perundungan, hingga bahaya baru—perekrutan anak lewat media sosial oleh jaringan terorisme.

“Anak yang terjebak jaringan terorisme juga adalah korban. Mereka butuh perlindungan, rehabilitasi, dan kesempatan bangkit kembali. Mari awasi aktivitas digital anak-anak kita dengan lebih teliti,” pesannya kepada orang tua, sekolah, dan tokoh masyarakat.

Perlindungan ini, kata dia, bukan tugas pemerintah saja, melainkan tanggung jawab seluruh elemen beradab.

Kepala UPTD PPA Jenny Widayati menjelaskan gedung yang dibangun selama 9 bulan ini dilengkapi 6 kamar (termasuk khusus ramah disabilitas), rumah aman, serta layanan terpadu: mulai dari pengaduan, penjangkauan, pendampingan hukum, hingga pemulihan psikologis. Sejak Mei lalu, sudah ada 9 korban yang mendapatkan perlindungan di sini.

Gubernur menutup dengan harapan: “Bersinergilah. Mari wujudkan NTT sebagai rumah yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi setiap perempuan dan anak.”

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

Penulis : Meldo Nailopo

Foto–Video: Dio Ceunfin, Riky Nengga

Editor: Hiro Lukas