Program Makan Gizi Gratis: Gubernur Melki Ingin Kota Kupang Jadi Percontohan, Gerakkan Ekonomi Lokal dan Tekan Stunting.

IMG_20260626_152156_521

KUPANG, 26 Juni 2026 – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan hanya soal memenuhi perut, melainkan investasi masa depan sekaligus penggerak ekonomi rakyat. Pesan tegas ini disampaikan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena saat membuka Rapat Koordinasi Satgas MBG Kota Kupang, Jumat (26/6/2026).

Sebagai rapat koordinasi pertama yang dihadiri langsung Gubernur, ia menaruh harapan besar agar Kota Kupang menjadi percontohan terbaik pelaksanaan program ini bagi seluruh kabupaten/kota se-NTT.

Gubernur menekankan dua hal penting yang harus dievaluasi dan diperkuat:

✅ Manfaat Gizi: Pastikan makanan bergizi benar-benar menjangkau kelompok berisiko, turunkan angka stunting secara nyata.

✅ Dampak Ekonomi: Pastikan perputaran ekonomi hingga Rp440 miliar dinikmati oleh petani, peternak, dan UMKM lokal NTT, bukan hanya dari luar daerah.

“Kita wujudkan semangat ‘MBG NTT Incorporated’: bersatu padu memanfaatkan kekayaan alam kita sendiri untuk memberi makan anak-anak kita,” ujarnya.

Wali Kota Kupang Christian Widodo menambahkan, saat ini Kota Kupang melayani 107 ribu penerima manfaat lewat 42 dapur SPPG dengan perputaran ekonomi sekitar Rp9 miliar. Satgas akan memantau ketat soal kebersihan, keamanan pangan, serta memperluas jangkauan ke Posyandu dan PAUD.

“Di setiap porsi makanan, tersaji mimpi dan masa depan anak bangsa,” tutup Wali Kota.

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

Penulis: Fara Therik

Foto: Ricky Nengga

Editor: Hiro Lukas