Pasca Rekonsiliasi, Wagub Johni Menginap di Adonara: Dekat dengan Rakyat Kunci Cegah Konflik & Dorong Ekonomi.
Adonara, Flores Timur, 10 Agustus 2026 – Usai memimpin rekonsiliasi damai yang bersejarah, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma tak langsung beranjak. Senin malam (10/8), ia duduk bersama para Camat, Kapolsek se-Adonara, dan tokoh masyarakat di Desa Sukutokan, Kecamatan Kelubagolit, untuk memperkuat fondasi keamanan sekaligus mencari jalan memajukan kesejahteraan warga.
Dalam dialog yang hangat itu, Wagub Johni menegaskan: “Kunci menguasai wilayah bukan lewat aturan semata, tapi lewat kedekatan hati.” Menyapa warga, mendengar keluhan, dan mengenali potensi daerah adalah cara paling ampuh mendeteksi benih konflik sejak dini. “Jika kita sudah dekat, setiap gesekan sosial bisa segera diredam lewat tokoh dan tetua adat sebelum menjadi masalah besar,” ujarnya.
Selain menjaga damai, ia mengingatkan seluruh pejabat untuk aktif mengarahkan warga berkarya produktif. “Masa jabatan terbatas, tapi warisan kebaikan yang kita bangun akan abadi dirasakan generasi mendatang,” tegasnya.
Camat Adonara Silvester Seli Tokan memaparkan tantangan nyata: akses jalan yang belum memadai dan fasilitas tambatan perahu di Sagu yang terbatas menghambat potensi ekonomi sekaligus memperberat penanganan dinamika sosial. Menanggapi hal itu, Pemprov melalui Dinas PUPR memastikan ruas jalan Waiwerang–Sagu sudah masuk proses penyiapan anggaran untuk rekonstruksi dan pemeliharaan menyeluruh.
Rangkaian kunjungan ditutup dengan makan malam bersama warga dan tokoh adat. Wagub Johni memilih menginap di Sukutokan—sebuah tanda nyata bahwa pemerintah hadir bukan sekadar berkunjung, melainkan hidup bersama rakyat demi membangun Adonara yang aman, rukun, dan makmur.
Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.
Penulis: Agustin Luju
Foto/Video: Baldus Sae
Editor: Hiro Lukas
