Melampaui Batas Negara: Fulan Fehan, Panggung Persahabatan dan Kebanggaan NTT.

IMG_20260628_212434_405

BELU, 27 Juni 2026 – Padang Savana Fulan Fehan, Desa Dirun, Kabupaten Belu berubah menjadi panggung kebanggaan dunia. Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian saat menghadiri puncak perhelatan Festival Fulan Fehan IV yang kini bukan sekadar perayaan daerah, melainkan etalase budaya dan diplomasi antar bangsa.

Mengusung tema “Dance for Friendship”, puncak acara menghadirkan kemegahan Tari Likurai Kolosal yang dibawakan ribuan penari dengan latar gagah Gunung Lakaan. Kehadiran delegasi Timor Leste dan Wali Kota Darwin, Australia semakin menegaskan: budaya adalah jembatan yang melampaui batas negara.

Gubernur Melkiades Laka Lena tampak bangga menyaksikan lautan manusia di hamparan savana yang indah itu.

“Suara tifa, langkah kaki, dan gerakan penuh makna membawa cerita leluhur Pulau Timor ke mata dunia. Festival ini bukan lagi kelas NTT, bukan lagi kelas Indonesia—tapi sudah kelas dunia.” tegasnya.

Ia menegaskan NTT tak hanya kaya alam, tapi memiliki budaya yang hidup, masyarakat yang ramah, dan tradisi yang mampu menyatukan perbedaan. Festival ini juga menjadi penggerak ekonomi nyata,ribuan pengunjung turut menyemarakkan pasar UMKM tenun, kuliner, dan kerajinan lokal.

Gubernur juga menegaskan komitmen penuh Pemprov NTT, untuk terus mendukung festival ini agar semakin mendunia, hal ini disampaikan langsung kepada Mendagri.

Mendagri Tito Karnavian pun memuji konsep luar biasa ini.

“Perbatasan bukan sekadar garis pemisah, tapi pusat pertumbuhan, pariwisata, dan persahabatan. Tema Dance for Friendship sangat pas, kita bersatu lewat budaya, melintasi batas negara,” ujarnya.

Festival ini kini resmi masuk dalam Kalender Event Nasional Kemenparekraf dan menjadi rujukan pengembangan pariwisata lintas batas di kawasan Asia Tenggara.

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

 

Penulis: Ocep

Foto: Idin, Iqbal

Editor: Hiro Lukas