Lomba Kidung Rohani Season 3: Wagub Johni Kenang Jejak Hidup di Gereja, Iman dan Talenta Kunci Lahirnya Pemimpin Masa Depan NTT.
Kupang, 7 Agustus 2026 – Suasana penuh haru dan sukacita menyelimuti GMIT Kota Kupang Jumat malam (7/8), saat Lomba Kidung Rohani Season 3 yang digelar 1614 Broek Harmony Pemuda Jemaat Kota Kupang berlangsung. Hadir langsung memberikan dukungan dan arahan, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma mengajak generasi muda menjadikan panggung ini bukan sekadar ajang bertanding, melainkan tempat menempa iman, mengembangkan bakat, dan mempersiapkan diri menjadi pelayan bagi sesama.
Dalam sambutannya yang hangat, Wagub Johni membuka cerita pribadi perjalanan hidupnya yang tak lepas dari bimbingan gereja sejak kecil. “Sejak SD hingga SMP, nyaris setiap hari saya ada di sini. Rasanya sehari tak melangkah ke rumah Tuhan, hidup terasa belum lengkap. Kedisiplinan, kerja keras, dan semangat mengabdi yang saya bawa hingga hari ini, semuanya berakar dari nilai-nilai yang saya temukan di tengah persekutuan ini,” kenangnya.
Pengalaman itu membawanya pada kesuksesan sebagai atlet nasional hingga kini mengabdi memimpin daerah. “Semuanya bukan karena kekuatan sendiri, melainkan karena saya belajar menaruh harap sepenuhnya kepada-Nya, sebagaimana tertulis dalam Yeremia 17:7: Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN,” tegasnya.
Ia menegaskan kegiatan ini memiliki makna jauh melampaui piala dan hadiah. “Gereja adalah ruang terbaik menempa karakter. Di sini lahir pemimpin yang jujur, berintegritas, dan peduli sesama. Bukan sekadar pintar bernyanyi, tapi berani membawa nilai-nilai iman ke tengah masyarakat untuk membangun NTT yang lebih baik,” ujarnya.
Kepada ratusan peserta yang tampil malam itu—tercatat 11 peserta kategori solo pada hari pertama—Wagub Johni mengingatkan: “Kemenangan bukan segalanya. Yang terpenting adalah keberanian tampil, kesungguhan mempersembahkan bakat untuk kemuliaan-Nya, dan semangat saling menguatkan. Itulah kemenangan sejati.”
Panitia menyediakan apresiasi berupa Juara I Rp10 juta, Juara II Rp7 juta, dan Juara III Rp5 juta sebagai bentuk dukungan terhadap karya pemuda. Wagub Johni pun menutup dengan harapan agar setiap talenta yang dimiliki dikembangkan dan menjadi berkat bagi banyak orang. “Tuhan memberkati setiap karya, setiap nyanyian, dan setiap langkah kita untuk memajukan daerah tercinta ini,” pungkasnya.
Sumber : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.
Penulis: Mira
Foto: Ben Jusuf
Editor: Hiro Lukas
