Delapan Rumah Warga di Raihenek Diduga Diserang OTK Tengah Malam, Korban Pertanyakan Keseriusan Polsek Kobalima Menindaklanjuti Laporan

PhotoCollage_1786029407180

Delapan Rumah Warga di Raihenek Diduga Diserang OTK Tengah Malam, Korban Pertanyakan Keseriusan Polsek Kobalima Menindaklanjuti Laporan

 

MALAKA | Klik-Infopol.com – Rasa aman warga Desa Raihenek, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, terusik setelah sekelompok orang tak dikenal (OTK) diduga melakukan aksi penyerangan terhadap permukiman warga pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 01.00 WITA.

Menurut keterangan para korban, tanpa adanya persoalan ataupun konflik yang diketahui sebelumnya, sekelompok pemuda tiba-tiba datang dan diduga melempari sejumlah rumah warga menggunakan batu. Aksi tersebut mengakibatkan kepanikan karena terjadi saat sebagian besar warga sedang beristirahat.

Berdasarkan data yang dihimpun, sedikitnya delapan unit rumah menjadi sasaran pelemparan. Dari jumlah tersebut, empat rumah mengalami kerusakan berat, sementara empat rumah lainnya mengalami kerusakan ringan. Kerusakan yang ditimbulkan antara lain pecahnya kaca jendela, rusaknya pintu rumah, serta bagian bangunan lainnya akibat lemparan batu.

Seorang korban menyebut, usai kejadian para pemilik rumah langsung mendatangi Polsek Kobalima pada pagi harinya untuk membuat laporan resmi. Namun hingga berita ini ditulis, para korban mengaku belum melihat adanya perkembangan penanganan perkara yang mereka laporkan.

“Kami sudah melapor, tetapi sampai sekarang belum ada perkembangan yang kami ketahui. Sementara orang-orang yang diduga sebagai pelaku masih berkeliaran sehingga kami merasa tidak tenang,” ungkap salah seorang korban kepada Klik-Infopol.com.

Korban juga mengaku terdapat sejumlah saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut. Beberapa saksi bahkan disebut mengenali sebagian orang yang diduga terlibat dalam aksi pelemparan, sementara saksi lainnya belum dapat memastikan identitas seluruh pelaku.

Selain keterangan para saksi, warga juga menyebut adanya rekaman kamera pengawas (CCTV) milik dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Rekaman tersebut diharapkan dapat membantu aparat kepolisian mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Hingga kini, para korban mengaku kecewa karena merasa belum memperoleh kepastian hukum atas laporan yang telah mereka sampaikan. Mereka berharap aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh, memeriksa saksi-saksi, mengamankan rekaman CCTV, serta mengungkap siapa pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

“Kami hanya ingin mendapatkan keadilan dan rasa aman. Tugas Polri adalah mengayomi, melindungi, dan melayani masyarakat. Kalau laporan masyarakat tidak segera ditindaklanjuti, lalu kami harus mengadu ke mana?” ujar salah seorang korban dengan nada kecewa.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga karena menyangkut keamanan lingkungan. Masyarakat berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan aparat penegak hukum dapat bertindak cepat agar situasi keamanan di Desa Raihenek tetap kondusif.

“Hingga berita ini diterbitkan, Kapolsek Kobalima belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi yang telah disampaikan melalui pesan WhatsApp. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan akan memuat klarifikasi apabila telah diterima.”

Klik-Infopol.com masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari Kapolsek Kobalima maupun pihak kepolisian terkait mengenai perkembangan penanganan laporan tersebut. Apabila terdapat penjelasan resmi dari kepolisian, redaksi akan memuatnya sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang sesuai Kode Etik Jurnalistik.

Editor: Andry Bria
Redaksi: Klik-Infopol.com – Tajam, Terpercaya, Suara Rakyat, Fakta & Integritas.