Saksi Sebut Tiga Nama yang Diduga Terlibat dalam Aksi Pelemparan Rumah Warga di Raihenek, Kapolsek dan Kanit Reskrim Kobalima Belum Beri Tanggapan

file_0000000029ec820793d6a6b8e42f5621

Saksi Sebut Tiga Nama yang Diduga Terlibat dalam Aksi Pelemparan Rumah Warga di Raihenek, Kapolsek dan Kanit Reskrim Kobalima Belum Beri Tanggapan

 

MALAKA | Klik-Infopol.com – Penanganan dugaan penyerangan terhadap delapan rumah warga di Desa Raihenek, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, kembali menjadi sorotan. Pasalnya, salah seorang saksi mengaku mengenali beberapa orang yang diduga berada di lokasi saat peristiwa pelemparan batu yang terjadi pada Sabtu, 1 Agustus 2026 sekitar pukul 01.00 WITA.

Berdasarkan keterangan saksi kepada Klik-Infopol.com, tiga orang yang diduga dikenali saat kejadian masing-masing dikenal dengan nama Jaka, Raja, dan Gusty. Keterangan tersebut merupakan kesaksian awal dan masih harus dibuktikan melalui proses penyelidikan serta alat bukti lainnya oleh pihak kepolisian.

Selain keterangan saksi, warga juga menyebut adanya rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi, tepatnya di area Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diharapkan dapat membantu penyidik mengungkap siapa saja yang berada di lokasi saat kejadian.

Peristiwa yang terjadi pada dini hari itu mengakibatkan sedikitnya delapan rumah warga mengalami kerusakan. Empat rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat, sementara empat rumah lainnya mengalami kerusakan ringan akibat lemparan batu yang mengenai kaca jendela, pintu, dan bagian bangunan lainnya.

Para korban mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kobalima pada pagi hari setelah insiden terjadi. Namun hingga saat ini, mereka mengaku belum mengetahui perkembangan penanganan perkara tersebut sehingga menimbulkan kekecewaan dan rasa tidak aman.

Dalam upaya memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan, Klik-Infopol.com telah menghubungi Kapolsek Kobalima dan Kanit Reskrim Polsek Kobalima melalui pesan WhatsApp untuk meminta konfirmasi terkait perkembangan penanganan kasus tersebut. Namun, hingga berita ini diterbitkan, keduanya belum memberikan tanggapan.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab kepada Kapolsek Kobalima maupun Kanit Reskrim Polsek Kobalima. Apabila klarifikasi atau penjelasan resmi disampaikan di kemudian hari, Klik-Infopol.com akan memuatnya sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Masyarakat berharap aparat kepolisian segera mengusut tuntas peristiwa tersebut, memeriksa seluruh saksi, mengamankan rekaman CCTV, serta mengungkap pihak yang bertanggung jawab agar para korban memperoleh kepastian hukum dan rasa keadilan.

Editor: Andry Bria
Redaksi: Klik-Infopol.com – Tajam, Terpercaya, Suara Rakyat, Fakta & Integritas.