Wagub Johni Asadoma: Bangun Perbatasan NTT, Bangun Martabat Beranda Depan NKRI.

IMG_20261009_152153_148

KUPANG, klikinfopol.com. 9 Oktober 2026 – Pembangunan kawasan perbatasan NTT tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, harus terintegrasi, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Penegasan ini disampaikan Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, saat membuka Rapat Koordinasi Perencanaan Tematik Perbatasan (PERMATA) Tahun 2026, Jumat (9/10/2026).

Bagi Wagub Johni, Rakor PERMATA bukan sekadar agenda rutin, melainkan momen penting untuk memastikan kehadiran negara terasa nyata di garis terdepan NKRI.

“Perbatasan adalah wajah kehormatan bangsa dan beranda depan Negara Indonesia. Setiap rupiah uang rakyat harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di garis batas negara. Tidak boleh ada lagi ego sektoral. Kita harus bergerak dalam satu visi dan satu tujuan.” Ujar Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma.

Wagub meminta seluruh perangkat daerah menyusun program yang tepat sasaran dan terhindar dari tumpang tindih perencanaan. Ia juga mengingatkan agar dokumen perencanaan tidak sekadar tersimpan di meja kerja.

“Jangan biarkan dokumen perencanaan hanya menjadi tumpukan kertas di atas meja. Jadikan PERMATA sebagai roadmap yang hidup untuk menuntun langkah konkret kita membangun NTT dari kawasan perbatasan.”

Rakor PERMATA 2026 diikuti oleh 18 Perangkat Daerah Provinsi dan 12 Perangkat Daerah Kabupaten di wilayah perbatasan NTT – bukti komitmen bersama menyatukan langkah.

Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman, menegaskan posisi NTT sangat istimewa: bukan sekadar wilayah batas negara, tetapi juga ruang potensi ekonomi dan kesejahteraan rakyat yang besar.

“NTT adalah daerah strategis. Perbatasan bukan hanya soal kedaulatan, tetapi juga peluang meningkatkan kualitas hidup masyarakat jika dikelola dengan baik. Ini tidak bisa dilakukan sendirian – butuh sinergi pusat, daerah, dan semua pemangku kepentingan.”

Di akhir sambutannya, Wagub Johni menyampaikan pesan yang menyentuh hati:

“Membangun perbatasan bukan sekadar membangun batas terluar negara, tetapi membangun martabat, wajah dan masa depan masyarakat Nusa Tenggara Timur sebagai beranda depan NKRI.”

Dengan dibukanya secara resmi Rakor PERMATA Tahun 2026, kini harapan besar tertanam: dari perbatasan yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan – NTT bangkit dari garis depan.(*)

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

Penulis: Charles Gunawan

Foto: Dio Ceunfin

Editor: Hiro Lukas