Surplus Rp238 Miliar, APBD NTT 2027 Ditujukan Dorong Kemandirian Fiskal dan Kesejahteraan Rakyat.

IMG_20261019_214133_609

Kupang, klikinfopol.com. 19 Oktober 2026 – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, resmi menyampaikan Pengantar Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi NTT Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTT, Senin (19/10/2026).

Dalam rancangan tersebut, pendapatan daerah ditargetkan mencapai Rp5,21 triliun, yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp2,4 triliun dan pendapatan transfer Rp2,81 triliun. Sementara belanja daerah direncanakan sebesar Rp4,97 triliun, sehingga menghasilkan surplus anggaran sebesar Rp238,48 miliar.

Gubernur Melki menegaskan bahwa peningkatan PAD adalah keharusan, mengingat saat ini ketergantungan NTT terhadap dana transfer pemerintah pusat masih mencapai sekitar 70 persen. Upaya penguatan PAD akan dilakukan melalui:

🔸 Optimalisasi seluruh potensi pendapatan daerah

🔸 Digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi daerah

🔸 Peningkatan kualitas pelayanan publik

🔸 Penguatan kinerja dan tata kelola BUMD yang transparan serta efektif.

“Peningkatan PAD menjadi keharusan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah,” tegas Gubernur Melki.

Mengusung tema: “Peningkatan Layanan Dasar, Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Perekonomian,” anggaran ini difokuskan pada lima prioritas utama:

1. Peningkatan layanan dasar dan kualitas sumber daya manusia

2. Transformasi ekonomi berbasis potensi unggulan daerah

3. Pemerataan pembangunan infrastruktur

4. Penguatan tata kelola dan kapasitas fiskal daerah

5. Ketahanan lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan.

Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi lintas tingkat pemerintahan – dari pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga pemerintah desa serta pihak swasta – agar pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan tidak tumpang tindih dalam pembiayaan.

Di akhir rapat, Gubernur Melki secara resmi menyerahkan Rancangan APBD 2027 kepada Ketua DPRD Provinsi NTT, Emelia Nomleni, untuk selanjutnya dibahas, disempurnakan, dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Pemerintah Provinsi berharap APBD 2027 menjadi instrumen strategis yang memperkuat kemandirian fiskal, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTT secara berkelanjutan.

Turut mendampingi Gubernur dalam rapat tersebut Wakil Gubernur Johni Asadoma, Sekretaris Daerah Fransiskus Sales Sodo, serta jajaran pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov NTT.(*)

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Penulis: Charles Gunawan

Foto: Dio Ceunfin

Editor: Hiro Lukas