Nusra Youth Day III Berakhir: Gubernur Melki Ajak OMK Jadi Pelopor Perubahan, Bukan Sekadar Penonton.

IMG_20260705_171841_309

MAUMERE, 5 Juli 2026 – Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena hadir menutup rangkaian Nusra Youth Day (NYD) III di Seminari Tinggi St. Petrus Ritapiret. Kegiatan bertema “Berjalan Bersama Membangun Bangsa dan Gereja” ini mempertemukan ribuan Orang Muda Katolik (OMK) dari sejumlah keuskupan se-Nusa Tenggara.

Gubernur menegaskan kaum muda tidak boleh menjadi penonton pembangunan.

“Kehidupan bersama ditentukan oleh siapa yang terlibat. Bawa nilai-nilai iman ke dalam kehidupan sosial, politik, dan kemasyarakatan. Jadilah pelaku perubahan nyata,” ajaknya.

Ia meminta OMK memimpin tiga gerakan utama:

– Pelopor Literasi & Jam Belajar: Gerakkan budaya baca dan dukung Jam Belajar pukul 18.00–19.30 WITA di lingkungan keluarga dan paroki

– Penggerak Ekonomi Kerakyatan: Berani berwirausaha, manfaatkan KUR, OVOP, dan akses pasar lewat NTT Mart untuk kemandirian ekonomi

– Agen Persaudaraan: Terlibat aktif selesaikan masalah sosial dan tolak sikap acuh tak acuh

Dalam Perayaan Ekaristi penutup yang dipimpin Uskup Labuan Bajo sekaligus Ketua Komisi Kepemudaan KWI Mgr. Maximus Regus, kaum muda diingatkan:

“Dunia tidak berubah lewat komentar di media sosial. Dunia berubah saat orang muda turun tangan. Jangan merasa terlalu muda untuk berkarya. Atasi krisis identitas dan kelelahan batin, tapi jangan biarkan apatisme menghentikan langkahmu.”

Diumumkan juga, Nusra Youth Day IV tahun 2030 akan diselenggarakan di Keuskupan Labuan Bajo.

Dengan semangat “OMK Menyala: 100% Katolik, 100% Indonesia”, peserta diharapkan pulang membawa api semangat baru untuk membangun Gereja, NTT, dan bangsa.

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

Penulis: Oan Wutun

Foto-Video: Nuel Here Wele

Editor: Hiro Lukas