Kunjungi SMAN Lantoka, Wagub Johni: Disiplin Belajar Kunci Raih Beasiswa dan Masa Depan Cerah.
ALOR, klikinfopol.com. 13 Oktober 2026 – Hari kedua kunjungan kerja Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma di Kabupaten Alor berlanjut ke Desa Lantoka, Kecamatan Alor Timur. Beliau menyempatkan diri mengunjungi SMAN Lantoka untuk berdialog langsung dan memberikan motivasi kepada 90 siswa yang belajar di sekolah ini. Turut mendampingi, Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo beserta jajaran perangkat daerah.
SMAN Lantoka berdiri sejak tahun 2005, di atas lahan seluas 3,7 hektare. Sekolah ini berkomitmen membentuk siswa yang beriman sekaligus mengembangkan potensi sumber daya lokal. Kunjungan Wagub Johni menjadi bagian nyata dari upaya mendukung Dasa Cita ke-6: membangun sekolah yang berorientasi pada keterampilan dan kebutuhan masa depan.
“Saya mengapresiasi kepala sekolah, guru, dan siswa. Membiasakan diri bekerja, pandai melihat situasi, dan melatih cara berpikir – itulah kunci kemajuan. Ketika kita melihat dan melakukan sesuatu, berarti otak kita bekerja,” ujar Wagub Johni.
Wagub membuka sesi motivasi dengan cerita hidupnya sendiri yang menyentuh hati seluruh siswa:
“Dulu saya berjalan kaki enam kilometer ke sekolah, pulang-pergi 12 kilometer. Orang tua tidak mampu membiayai angkutan, tidak mampu membelikan jajan. Tapi intinya: saya tetap belajar. Tidak ada yang didapat dengan santai. Kerja keras, disiplin, tekad kuat, dan doa – cita-citamu pasti tercapai.”
Beliau mendorong siswa untuk menguasai bahasa Inggris dan rajin membaca – dua bekal penting untuk meraih beasiswa, termasuk beasiswa LPDP dan beasiswa luar negeri.
Dengan tulus namun tegas, Wagub juga mengingatkan:
“Jauhi minuman keras, jauhi rokok. Kalau mau sukses, jangan hancurkan diri sendiri. Bawa buku ke mana pun kamu pergi. Berdoa dan baca Alkitab, Tuhan akan memberkati jalanmu.”
Beliau juga mengajak siswa untuk percaya diri, berani berteman dengan siapa saja, kreatif, dan selalu menghormati orang tua.
Dalam sesi dialog, siswa bernama Melianus menyampaikan harapan agar pemerintah dapat membangun asrama sekolah, mengingat jarak rumah siswa yang berjauhan menjadi kendala belajar.
Menanggapi hal tersebut, Wagub menjelaskan dengan jujur:
“Kita masih memprioritaskan pembangunan asrama untuk sekolah kejuruan terlebih dahulu, salah satunya di SMK Kokas. Anggaran daerah terbatas, jadi kita lakukan bertahap. Mohon kesabarannya, ke depan akan kita perhatikan juga kebutuhan kalian di sini.”
Kepala Sekolah Yason Abraham Adang juga menyampaikan harapan serupa – selain asrama, sekolah juga membutuhkan dukungan peralatan pertanian agar potensi lokal dapat dikembangkan secara maksimal oleh para siswa.(*)
Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.
Penulis : Librik Abineno
Foto : Dio Ceunfin
Editor: Hiro Lukas
