Jadikan Penjara Sebagai Ruang Perbaikan: Gubernur Melki Tegaskan Pentingnya Kesempatan Kedua Bagi Warga Binaan.

IMG_20260813_173524_465

 

KUPANG – Lembaga pemasyarakatan bukan sekadar tempat menjalani hukuman, melainkan ruang penting untuk berubah, memperbaiki diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Hal ini ditegaskan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena saat menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan NTT yang baru, Decky Normansyah, di Ruang Kerja Gubernur, Kamis (13/8/2026).

Pertemuan ini sekaligus menjadi momen perkenalan jabatan baru serta penyampaian undangan pemberian remisi bagi warga binaan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang.

Gubernur Melki menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi jajaran pemasyarakatan. Ia menegaskan, proses pembinaan harus mampu membuka jalan bagi warga binaan untuk kembali menjadi bagian masyarakat yang bermanfaat.

“Pemerintah Provinsi siap bersinergi penuh. Kita dukung pembinaan keterampilan, pendidikan, hingga pemberdayaan agar saat kembali ke masyarakat, mereka sudah siap membawa perubahan positif,” ujar Gubernur Melki.

Kakanwil Ditjenpas NTT Decky Normansyah menyambut baik dukungan tersebut. Sementara itu, Kepala LPKA Kelas I Kupang Lukas Laksana Frans mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemprov NTT lewat kegiatan bakti sosial dan anjangsana yang baru saja dilaksanakan. Perhatian itu, katanya, menjadi semangat besar bagi anak-anak binaan bahwa mereka tidak dilupakan dan tetap berhak mendapatkan kesempatan tumbuh dan berkembang.

Sinergi ini diharapkan tak hanya berhenti pada seremoni, melainkan terus melahirkan program nyata yang memberi harapan baru. Karena kemerdekaan sejati juga berarti memberi ruang bagi setiap orang untuk berbenah dan berkontribusi bagi daerah dan bangsa.

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

Penulis: Baldus Sae

Foto: Dio Ceunfin

Editor: Hiro Lukas