Kolaborasi GMIT & Keuskupan: Patung Kristus Memberkati, Ikon Oikumene Semau yang Akan Menjadi Kebanggaan Indonesia. ‎ 

IMG_20261006_064948_129

KUPANG, klikinfopol.com. 5 Oktober 2026 – Sejarah baru ditorehkan di tanah Pulau Semau. Senin (5/10/2026) sore, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena memimpin Peletakan Batu Pertama Pembangunan Patung Kristus Memberkati di Desa Hansisi, Kabupaten Kupang – langkah bersejarah yang tidak hanya membangun monumen, melainkan merangkai harapan, persaudaraan, dan masa depan ekonomi bagi seluruh masyarakat Semau.

Gubernur Melki memuji gagasan besar Bupati Kupang Yosef Lede dan Wakil Bupati Aurum Titu Eki. Yang membuat istimewa: proyek ini lahir dari kolaborasi GMIT dan Keuskupan Agung Kupang, bersatu dalam satu tujuan.

“Ini akan menjadi Wisata Rohani Oikumene terbaik di Indonesia dan dunia. Tempatnya ada di NTT, di Pulau Semau.” Ujar, Emanuel Melkiades Laka Lena, Gubernur NTT.

Apresiasi mendalam juga disampaikan kepada keluarga Edon yang mewakilkan lahan seluas ±3 hektare – bentuk pengabdian yang menjadi fondasi nyata proyek ini.

Gubernur menegaskan, patung setinggi 50 meter di atas podium 20 meter ini – total mencapai 70 meter – bukan sekadar bangunan indah. Ia harus menjadi sumber berkah dan nafkah bagi warga.

“Patung ini harus menjadi simbol harapan, persaudaraan, dan berkat. Lebih dari itu, harus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat Semau.”

Gubernur membayangkan nantinya wisata religi NTT menyatu dalam satu perjalanan: dari kisah “Air Menjadi Anggur” di Soe, ke Patung Kristus Memberkati di Semau, hingga Semana Santa di Larantuka. Orang datang bukan hanya menikmati alam, tetapi mengalami perjalanan iman, budaya, dan sejarah.

“Kita tidak hanya punya kebanggaan NTT. Kita berharap ini menjadi kebanggaan Indonesia, bahkan kebanggaan Presiden Prabowo.”

Diproyeksikan Rampung 2028, Semau Jadi Destinasi Premium.

Bupati Kupang Yosef Lede menjelaskan, pembangunan berlangsung bertahap selama tiga tahun:

– 2026 → Persiapan, pematangan lahan, struktur utama

– 2027 → Pembangunan podium, fabrikasi dan pemasangan patung

– 2028 → Penataan lanskap, fasilitas lengkap, peresmian

Patung ini akan berdiri bersama kawasan terintegrasi: plaza, guest house, 20 unit vila, ruang hijau, jalur pejalan kaki, dan fasilitas publik – menjadikan Semau sebagai destinasi wisata premium sejajar Labuan Bajo.

“Yang kita bangun bukan hanya patung, tetapi sebuah kawasan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.” Ujar, Yosef Lede, Bupati Kupang

Dukungan penuh turut disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Kupang Daniel Taimenas, mewakili seluruh elemen masyarakat.

Gubernur menutup dengan pesan yang menggetarkan:

“Sesuatu yang besar hanya bisa terwujud melalui mimpi yang besar, keyakinan yang besar, dan iman yang besar pula. Mari kita jaga bersama hingga menjadi kenyataan.”

Acara dihadiri Wakil Bupati Kupang, pimpinan DPRD, perwakilan GMIT dan Keuskupan Agung Kupang, para pejabat, tokoh adat, serta masyarakat luas – semua bersatu menyaksikan lahirnya harapan baru di ujung selatan negeri.(*)

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

Penulis: Alexander L. Raditia

Foto: Dio Ceunfin

Editor: Hiro Lukas