Gubernur Melki Lantik Enam Pejabat: “Jabatan Bukan Hadiah, Ini Amanah, Kerja Nyata, Cepat, Transparan”

IMG_20260911_213157_341

KUPANG, klikinfopol.com. 11 September 2026 – Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Jumat (11/9/2026). Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena resmi melantik lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta satu Kepala UPTD SPAM Dinas PUPR Perumahan Rakyat untuk periode 2026–2031.

Dihadiri Wakil Gubernur Johni Asadoma, Sekda Fransiskus Sales Sodo, unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, hingga pimpinan BUMN/BUMD, acara ini bukan sekadar seremonial, melainkan panggilan untuk bekerja sungguh-sungguh bagi rakyat.

“Jabatan bukan hadiah, bukan pula sekadar titik singgah karier. Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat NTT,” tegas Gubernur Melki di hadapan para pejabat baru dan seluruh hadirin.

Di tengah masa pemulihan pascabencana gempa Flores, Gubernur menegaskan: seluruh jajaran harus bergerak bersama, tak boleh hanya mengandalkan BPBD. Pemulihan harus terasa, pelayanan dasar kembali normal, ekonomi berputar, infrastruktur dibangun kembali, dan mata pencaharian warga dipulihkan. Dana bantuan pun harus dikelola transparan, berintegritas, karena itu uang rakyat.

Menghadapi keterbatasan anggaran, Gubernur memberi arahan tajam: jangan hanya pandai membelanjakan uang, tapi juga harus mampu menciptakan pendapatan. “Urusan pendapatan bukan beban Bapenda saja. Semua perangkat daerah cari potensi, perluas objek pemasukan, cegah kebocoran, dorong digitalisasi, perkuat ruang fiskal untuk rakyat,” pesannya.

Gubernur mengingatkan para pejabat sebagai “jenderal lapangan”: turun ke bawah, pahami persoalan langsung, jangan terjebak prosedur yang melambat. “Ketika warga datang, jangan diberi penjelasan aturan saja, cari solusi. Ambil keputusan berbasis data, sederhanakan birokrasi, bangun kerja sama lintas sektor, dan sampaikan kepada rakyat apa yang kita kerjakan serta hasilnya.”

Laporan pun harus jujur mencerminkan kenyataan di lapangan, bukan sekadar dihias agar terlihat indah. Ia juga menekankan Program Intervensi Perangkat Daerah di Desa harus terus berjalan, memberi dampak nyata lewat penguatan UMKM menuju desa mandiri.

“Saya dan Wagub tidak butuh pejabat yang menunggu perintah. Kami butuh pemimpin yang baca situasi, berinisiatif, berkolaborasi, dan menciptakan terobosan,” tegasnya menutup sambutan.

Sebelum mengakhiri, Gubernur turut mengajak sejenak mendoakan dua putra terbaik NTT, drh. Alfonsius Albinus Mehan dan Wili Mbuik, serta Aprida Rapi yang gugur di Papua – kenang jasa mereka dan berdoa bagi keluarga yang ditinggalkan.

Berikut nama-nama yang dilantik:

1. Theresia Maria Florensia, SE, M.Ec.Dev. – Kepala Bapperida

2. Stefania Tunga Boro, S.Pi, MM – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan

3. Yosef Maria Ronaldus Amapiran, S.Si – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

4. Drs. Naftaly Stevenson Huky, S.STP, M.Pub.Pol – Kepala Biro Pemerintahan

5. Yohanes Abrianto Kore, S.STP, M.Si – Kepala Biro Administrasi Pimpinan

6. Erasmus Jogo, SE, MM – Kepala UPTD SPAM Dinas PUPR Perumahan Rakyat

Selamat bertugas – amanah ini di tangan kalian.

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

Penulis: Agustin Luju

Foto: Dio

Editor: Hiro Lukas