Gubernur Melki di Nagekeo: Data Harus Akurat, Tak Ada yang Terlewat — Siap Masuk Tahap Pemulihan & Rekonstruksi.
NAGEKEO, klikinfopol.com. 9 September 2026 – Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Gempa Flores di Kabupaten Nagekeo, Rabu (9/9/2026). Rapat yang dihadiri jajaran Pemprov NTT, Pemkab Nagekeo, Forkopimda, dan Tenaga Ahli BNPB ini difokuskan pada dua agenda utama: memastikan penanganan tanggap darurat berjalan optimal, serta mempersiapkan transisi menuju pemulihan, rehabilitasi, dan rekonstruksi.
“Kami hadir lengkap karena ingin membahas secara benar situasi tanggap darurat dan transisi menuju tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Kita pastikan konsolidasi data terakhir sudah baik, dan kekurangan dalam tanggap darurat segera diperbaiki,” tegas Gubernur Melki.
Gubernur menegaskan satu hal yang tak bisa ditawar: tidak boleh ada satu pun korban maupun kerusakan yang terlewat. Seluruh kerusakan rumah, sekolah, rumah ibadah, fasilitas kesehatan, jalan, irigasi, bendungan, dan infrastruktur lainnya harus didata secara riil dan diverifikasi. Verifikasi wajib melibatkan TNI, Polri, Kejaksaan, BNPB, dan BPBD.
“Jangan ada masyarakat yang seharusnya masuk data tetapi tidak masuk dan akhirnya tidak mendapatkan bantuan. Pendataan tidak boleh dipengaruhi kepentingan politik. Setiap kesengajaan memanipulasi atau menghilangkan data akan ditindak sesuai hukum,” ujarnya.
Data harus difinalisasi sebelum 20 September 2026 untuk dibahas dengan DPR RI.
Wakil Bupati Nagekeo melaporkan penanganan gempa memasuki hari ke-24, dengan catatan:
– ✅ 20 orang meninggal dunia, 34 luka berat, 132 luka ringan
– ✅ 16.831 unit rumah terdampak, 710 fasilitas umum rusak
– ✅ Sebagian besar pengungsi telah pulang, bantuan natura mulai difokuskan ke kelompok rentan
– ✅ Pembangunan hunian sementara (huntara) menjadi prioritas utama
– ✅ Sekolah dan RSUD Aeramo masih beroperasi di luar gedung demi keselamatan
Bupati Nagekeo Simplisius Donatus menyatakan pendataan dan verifikasi ditargetkan masuk uji publik minggu ini. “Kami berusaha maksimal dan memohon dukungan Pemprov dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Kita akan bangkit lebih cepat dan lebih kuat,” ujarnya.
Tenaga Ahli BNPB Jenderal Oka Prawira menegaskan BNPB terus mendampingi hingga hunian tetap terbangun, dengan komando penanganan yang secara bertahap dialihkan ke BPBD.
Gubernur Melki meminta pemulihan ekonomi segera disiapkan, termasuk:
– ✅ Relaksasi kredit bagi masyarakat dan UMKM terdampak — kemungkinan penundaan angsuran 3 bulan, berkoordinasi dengan OJK dan perbankan
– ✅ Perbaikan jembatan talang air untuk mengairi 193 hektare sawah segera ditangani
– ✅ Pembangunan Jalan Lintas Utara yang disetujui Presiden segera didorong eksekusinya
– ✅ Mayoritas anggaran pembangunan provinsi diprioritaskan di wilayah Flores
Gubernur mengingatkan seluruh jajaran untuk menyelesaikan administrasi pencatatan barang dan bantuan sebelum masa tanggap darurat berakhir.
“Setelah tanggap darurat, kita harus lebih mandiri lagi. Kita hidup normal. Siapkan diri dengan baik,” pesan Gubernur.
Dengan data yang semakin matang dan dukungan pemerintah pusat serta provinsi, Nagekeo kini siap melangkah dari masa tanggap darurat menuju pemulihan yang lebih kokoh dan berkelanjutan.
Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Pemerintah Provinsi NTT.
Penulis: Oan Wutun
Foto: Baldus Sae
Editor: Hiro Lukas
