Gotong Royong Polsek Maurole & Warga Nuanaga, Pindahkan Batu Besar Penghalang Jalan Trans Utara Maurole–Maumere.

IMG_20260909_135713_653

ENDE, klikinfopol.com. 9 September 2026 – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap keselamatan sesama warga terlihat nyata di Desa Nuanaga, Kecamatan Kotabaru. Personel Polsek Maurole Polres Ende Polda NTT bahu-membahu bersama warga membersihkan batu berukuran besar yang menutupi separuh badan jalan di kawasan Pantai Maujawa, Selasa (7/9/2026).

Batu besar itu jatuh dan menutup akses jalan akibat guncangan gempa bumi, sehingga membahayakan pengguna jalan di jalur strategis Trans Utara yang menghubungkan Maurole dan Maumere.

Melihat kondisi yang membahayakan arus lalu lintas, Kapolsek Maurole Iptu Syaiban langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa Nuanaga dan mengajak warga setempat untuk bertindak. Tanpa peralatan berat, seluruh pihak bekerja secara manual dengan tenaga dan semangat gotong royong yang kuat.

“Kondisi ini sangat membahayakan keselamatan, baik pengendara roda dua maupun roda empat. Oleh karena itu, kami langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa Nuanaga dan mengajak warga setempat untuk bergotong royong memindahkan batu tersebut secara manual,” ujar Kapolsek Maurole Iptu Syaiban.

Meski dilakukan secara sederhana, kekompakan antara pihak kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat membuat batu besar itu berhasil dipindahkan ke tepi jalan.

Iptu Syaiban menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penyisiran rutin jalur Trans Utara ruas Maurole–Maumere untuk memastikan keselamatan masyarakat pascagempa. Selain membersihkan batu longsoran, tim juga mendata sejumlah titik jalan berlubang di Kampung Lokalande, Desa Tou, agar pengendara dapat lebih waspada.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah desa serta masyarakat Desa Nuanaga yang begitu sigap dan kompak membantu di lapangan. Berkat gotong royong ini, jalur Trans Utara Maurole–Maumere kini sudah kembali aman, lancar, dan kondusif untuk dilalui,” tambahnya.

Kehadiran kepolisian yang sigap bersanding dengan kepedulian warga menjadi bukti bahwa dengan kebersamaan, hambatan sekalipun sebesar batu raksasa dapat diatasi demi keselamatan bersama.

 

Editor: Hiro Lukas