“Gempa Jadi Momentum Bangun Flores Lebih Baik.” – Gubernur Melki di Labuan Bajo: R3P Jadi Buku Suci, Tutup Konsolidasi Flores.

IMG_20260911_155533_936

LABUAN BAJO, klikinfopol.com. 11 September 2026 – Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menutup rangkaian konsolidasi penanganan gempa Flores di Kabupaten Manggarai Barat, Jumat (11/9/2026). Di Aula Kantor Bupati Manggarai Barat, Gubernur menegaskan: penanganan tidak boleh berhenti di tanggap darurat, kita bergerak menuju pemulihan, membangun kembali Flores yang lebih aman, lebih tangguh, dan lebih baik dari sebelumnya.

“Tiga hal penting: pastikan penanganan akhir masa tanggap darurat tuntas, data seragam dan teruji, lalu masuk masa transisi menuju rehabilitasi dan rekonstruksi. Pemulihan ekonomi tidak boleh tertunda.”

Gubernur memuji Manggarai Barat yang sudah merilis data kerusakan secara terbuka untuk uji publik, langkah transparan yang patut dicontoh. Namun tegasnya: validitas data harus dipastikan sama antara kabupaten, provinsi, dan pusat. Tidak boleh ada angka yang berbeda di tiap meja.

“R3P itu buku sucinya kita untuk urusan penanganan bencana Flores ini. Bukan sekadar dokumen, tapi peta jalan membangun kembali wilayah kita.”

Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) menjadi dasar utama pengajuan ke pemerintah pusat. Gubernur menegaskan perhatian besar dari pusat harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, termasuk dukungan Rp1,7 triliun untuk pembangunan Jalan Pantura Flores.

“Di balik gempa ini ada perhatian luar biasa. Kita ubah duka menjadi peluang, bangun infrastruktur yang lebih kokoh, konektivitas yang lebih kuat, Flores yang lebih maju.”

Pemulihan tidak hanya soal rumah dan jalan, mata pencaharian rakyat harus segera berjalan kembali:

– ✅ Pertanian: Benih padi, jagung, hortikultura, perbaikan irigasi

– ✅ Kelautan: Sinkronisasi data nelayan terdampak

– ✅ UMKM: Relaksasi kredit & KUR keringanan bersama BI, OJK & perbankan

– ✅ Pajak Kendaraan Bermotor: 75% keringanan wilayah terdampak, 50% lainnya + pembebasan denda.

Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng melaporkan masa tanggap darurat berakhir hari ini. Selama ini logistik disalurkan lewat kendaraan dinas, pendataan melibatkan jajaran desa hingga penyuluh, agar data akurat dan cepat. Usulan kebutuhan sudah disusun untuk masuk ke R3P.

“Terima kasih Bapak Gubernur atas arahan dan dukungan yang tak henti-henti diberikan kepada Manggarai Barat,” ucapnya.

Rangkaian kunjungan Gubernur ke seluruh kabupaten di Flores kini selesai. Langkah selanjutnya: data final, R3P disahkan, dan pembangunan kembali dimulai, bersama-sama, tanpa tertinggal satu pun.

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

Penulis: Baldus Sae

Foto: Oan Wutun

Editor: Hiro Lukas