Alumni Undana Diharapkan Jadi Kekuatan Strategis Pembangunan NTT, Dukung Transformasi Universitas Menuju PTN‑BH.
Kupang, klikinfopol.com. 30 Oktober 2026 – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur menegaskan bahwa ribuan alumni Universitas Nusa Cendana bukan hanya kebanggaan almamater, melainkan sumber gagasan segar dan mitra strategis pemerintah untuk menjawab tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri pertemuan Ikatan Alumni Undana di Graha Undana Kupang.
Wagub mengapresiasi prestasi alumni Undana di berbagai sektor, namun mendorong jejaring alumni untuk semakin mengangkat reputasi dan daya saing universitas di tingkat nasional dan global. Ia juga mengajak organisasi alumni melampaui kegiatan internal dan berkolaborasi aktif mewujudkan NTT yang lebih maju, mandiri dan sejahtera.
“Kita membutuhkan gagasan segar, karakter kepemimpinan yang kuat, serta kolaborasi aktif dari para alumni untuk membangun NTT yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” tegasnya.
Rektor Undana Jefri Balle menjelaskan bahwa universitas sedang melanjutkan transformasi dari Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum menuju Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum. Langkah ini bertujuan memperkuat kemandirian pengelolaan kelembagaan, keuangan, sumber daya manusia dan akademik.
Menurut Rektor, partisipasi, kontribusi dan jejaring alumni menjadi salah satu indikator utama keberhasilan transformasi tersebut. Undana saat ini memiliki ekosistem besar dengan sekitar 150.000 alumni, 35.000 mahasiswa aktif serta 2.500 dosen dan pegawai, yang menjadi modal besar untuk mendorong kemajuan NTT.
Undana menetapkan visi jangka panjang World Class Local Wisdom and Innovation 2050, yaitu mewujudkan perguruan tinggi bereputasi dunia yang tetap berakar pada kearifan lokal dan melahirkan inovasi untuk pembangunan daerah. Rektor menegaskan universitas berkomitmen agar pengetahuan dan inovasi yang dihasilkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, mulai dari penyediaan rumah layak huni, peningkatan kualitas kesehatan hingga pengembangan sumber daya manusia.
“Undana tidak bisa bekerja sendiri. Kita berutang visi dan kontribusi untuk hadir membantu mengatasi persoalan nyata masyarakat NTT,” ungkapnya.
Pemerintah Provinsi NTT menilai perguruan tinggi dan jejaring alumninya sebagai mitra kunci pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas dan generasi muda sejalan dengan semangat kolaborasi dalam Dasa Cita NTT.(*)
Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT
Penulis: Fara – Windy
Foto: Tiwi – Windy
Editor: Hiro Lukas
