Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Sikka Ajak Pemuda Jadi Patriot yang Gigih dan Berempati untuk Nian Tana.

IMG_20261028_163809_956

Maumere, klikinfopol.com. 28 Oktober 2026 – Pemerintah Kabupaten Sikka menggelar upacara bendera peringatan Hari Sumpah Pemuda ke‑98 di halaman Kantor Bupati Sikka, Jalan El Tari Maumere, Rabu (28/10/2026). Upacara yang penuh khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi, dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, organisasi kepemudaan, lembaga pendidikan, serta Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra).

Mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, Wabup Simon menegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan seremonial, melainkan panggilan jiwa dan pedoman nyata bagi seluruh generasi muda di Bumi Nian Tana.

“Tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan panggilan jiwa dan pedoman tindakan bagi pemuda‑pemudi di Kabupaten Sikka,” tegas Simon Subandi dalam amanatnya.

Wabup Simon menguraikan makna mendalam dari tiga pilar utama tema peringatan Sumpah Pemuda kali ini.

Pertama, Patriotik. Patriotisme modern tidak hanya ditunjukkan melalui simbol‑simbol kebangsaan, tetapi diwujudkan melalui komitmen menjaga kesatuan bangsa, merawat keberagaman, melestarikan nilai budaya khas Nian Tana, serta memberikan kontribusi nyata untuk kemajuan daerah dan negara.

Kedua, Gigih. Generasi muda Sikka diminta menjadi pribadi yang pantang menyerah, tangguh berinovasi, dan terus mengasah keterampilan untuk menjawab tantangan era digital, perkembangan teknologi, serta persaingan ekonomi global yang semakin ketat.

Ketiga, Berempati. Kecerdasan dan prestasi yang diraih generasi muda harus diimbangi dengan kepedulian sosial yang tinggi, kepekaan terhadap isu‑isu lingkungan, serta kemampuan menghadirkan solusi konkret bagi permasalahan masyarakat sekitar.

Wabup Simon mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh pemuda, lembaga pendidikan, hingga keluarga untuk bekerja sama menanamkan nilai integritas, etika, dan cinta budaya lokal sejak dini. Langkah ini bertujuan untuk membentengi generasi muda dari dampak negatif era digital.

Secara khusus, beliau menyampaikan pesan tegas kepada generasi muda Sikka untuk menjauhi berbagai hal yang merugikan seperti narkoba, minuman keras, pergaulan bebas, dan penyebaran hoaks yang dapat memecah belah persatuan. Selain itu, pemuda diharapkan aktif berperan dalam pembangunan daerah di bidang pendidikan, ekonomi kreatif, kebudayaan, sosial, dan lingkungan hidup, serta tetap mengutamakan budaya gotong royong dan toleransi warisan leluhur Nian Tana.

Di akhir sambutannya, Wabup Simon memberikan apresiasi setinggi‑tingginya kepada panitia pelaksana, organisasi kepemudaan, seluruh peserta upacara, Danlanal Maumere yang turut mengkoordinasikan jalannya kegiatan, serta Paskibra yang telah menjalankan tugas dengan sangat baik.

Menurutnya, keberhasilan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke‑98 ini menjadi bukti sinergi antar elemen masyarakat Sikka dalam menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi penerus.(*)

Editor: Hiro Lukas