Penuh Haru, 125 Personel BKO Polda NTT Dilepas Kembali — Terima Kasih Atas Pengabdian di Garis Depan Pascagempa Flores.

IMG_20260906_131927_101

ENDE, klikinfopol.com. 6 September 2026 — Setelah berjuang berdiri di garis depan penanganan bencana gempa Flores selama masa tanggap darurat, 125 personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda NTT resmi dilepas kembali ke satuan masing-masing. Apel pelepasan berlangsung khidmat di Pelabuhan Ferry Nangekeo, Desa Bheramari, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, pada Minggu (6/9/2026) pukul 08.30 WITA.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla. selaku Inspektur Apel, dengan AKP Amrin selaku Komandan Apel. Barisan peserta terdiri dari Pejabat Utama Polres Ende, Perwira BKO, 1 Pleton Kompi III Satbrimob Ende, serta personel BKO dan Polres Ende.

Membacakan amanat Kapolda NTT, Kapolres Ende menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya:

“Pimpinan Polda NTT dan masyarakat terdampak menyampaikan penghargaan serta terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pasukan BKO atas dedikasi, loyalitas, disiplin, dan pengorbanan yang telah diberikan. Kalian menghadapi kerumitan medan, keterbatasan sarana, kebutuhan masyarakat yang tingg, dan tetap bekerja cepat, tepat, serta penuh kesabaran.”

“Kalian mampu menjaga soliditas dan sinergitas bersama TNI, Pemda, BNPB, BPBD, Basarnas, tenaga kesehatan, relawan, dan seluruh elemen masyarakat. Kontribusi kalian sangat berarti menjaga keamanan, ketertiban, serta membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat.”

Kapolres menegaskan: berakhirnya masa tugas BKO bukan berarti berakhirnya perhatian terhadap masyarakat:

“Proses pemulihan pascabencana masih membutuhkan dukungan semua pihak. Jajaran kewilayahan akan tetap memantau situasi dan memberikan pelayanan kepolisian secara optimal sesuai kebutuhan masyarakat.”

Kapolda NTT menekankan lima pesan penting bagi seluruh personel BKO yang akan kembali ke satuan:

1. Utamakan Keselamatan dalam Perjalanan. Kembali dengan tertib, jangan terburu-buru. Pastikan personel, kendaraan, dan perlengkapan dalam kondisi baik.

2. Lakukan Konsolidasi & Evaluasi Menyeluruh, Bagikan pengalaman, situasi lapangan, dan temuan sebagai bahan perbaikan ke depan.

3. Jaga Semangat & Nilai Pengabdian, Jadikan pengalaman ini meningkatkan kepekaan, kepedulian, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

4. Jaga Kesehatan & Kelengkapan Inventaris, Cek kesehatan personel, pastikan seluruh perlengkapan dikembalikan dan dipertanggungjawabkan dengan baik.

5. Jaga Nama Baik Institusi, Jadikan tugas ini pembelajaran untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan menghadapi bencana di masa mendatang.

Di akhir amanat, Kapolres Ende menyampaikan pesan pribadi yang menyentuh hati:

“Bencana mengajarkan kita bahwa kekuatan terbesar dalam menghadapi situasi sulit adalah kebersamaan, kepedulian, dan sinergitas. Kembalilah ke satuan masing-masing dengan rasa bangga, karena kalian telah menyelesaikan tugas kemanusiaan ini dengan baik.”

“Baik, Lebih Baik, Polda NTT Lebih Baik! Terima kasih.”

Editor: Hiro Lukas