Wagub Johni Kukuhkan Paskibraka NTT: Jaga Merah Putih, Persatukan Hati di Tengah Duka.
KUPANG, 15 Agustus 2026 – Suasana khidmat menyelimuti Aula Rumah Jabatan Gubernur Nusa Tenggara Timur, saat Wakil Gubernur Johni Asadoma secara resmi mengukuhkan 43 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi NTT Tahun 2026, Sabtu sore.
Di momen yang menjadi awal peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini, rasa syukur sekaligus duka mendalam menyatu. Sebelum memulai amanat, Wagub Johni mengajak seluruh hadirin dan para pasukan untuk sejenak menundukkan kepala mendoakan saudara-saudara di Pulau Flores yang terdampak gempa bumi.
“Rasa sakit yang dialami saudara kita di Flores adalah luka kita bersama. Mari kita rapatkan barisan, ulurkan tangan, dan berdoa agar mereka diberi kekuatan,” ucap Wagub dengan nada haru.
Dalam amanatnya, Wagub Johni menegaskan: menjadi Paskibraka bukan sekadar kehormatan, melainkan amanah besar. “Kalian adalah cerminan generasi muda NTT. Merah Putih yang akan kalian kibarkan bukan sekadar kain, melainkan simbol darah perjuangan dan putihnya niat pengabdian para pahlawan.”
Ia berpesan agar nilai disiplin, persatuan, dan tanggung jawab yang didapat selama latihan tidak hanya berhenti saat upacara, melainkan dibawa ke dalam kehidupan sehari-hari untuk membangun daerah.
Prosesi pengukuhan berjalan sakral, diawali penghormatan pasukan, menyanyikan lagu kebangsaan, pembacaan ikrar Putra Indonesia, hingga penyematan lencana dan kendit kepada perwakilan pasukan.
Putri Wulan, salah satu anggota yang dikukuhkan, mengaku bangga sekaligus terharu. “Ini kepercayaan besar bagi kami. Kami siap menjalankan tugas sebaik mungkin,” ucapnya. Senada, Benediktus Ronaldo menambahkan bahwa perjalanan panjang latihan telah menempa mental mereka untuk siap mengemban amanah ini.
Pengukuhan ini menandai tahap akhir persiapan upacara peringatan detik-detik Proklamasi dan penurunan bendera pusaka pada 17 Agustus mendatang. Para putra-putri terbaik NTT ini siap tampil prima, menjaga kehormatan Sang Merah Putih di tengah semangat persatuan yang kian erat di tengah ujian.
Sumber : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.
Penulis: Alexander L. Raditia
Foto: Dio – Grace
Editor : Hiro Lukas
