Hari Indonesia Menabung 2026 Dipusatkan di Rote Ndao, Sasar 200.000 Pelajar Se-NTT: Gubernur Melki Minta Jangan Hanya Seremoni, Ubah Kebiasaan Sejak Dini.

IMG_20260810_160840_997

Kupang, 10 Agustus 2026 – Menanamkan kedisiplinan dan perencanaan masa depan dimulai dari kebiasaan sederhana: gemar menabung. Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menerima audiensi Kepala OJK NTT Yan Jimmy Hendrik Simarmata, jajaran Bank NTT, dan perwakilan instansi terkait untuk mematangkan pelaksanaan Hari Indonesia Menabung 2026 Tingkat Provinsi NTT, Senin (10/8) di Ruang Kerja Gubernur.

Kegiatan ini yang menjadi bagian dari Program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), akan dipusatkan di Kabupaten Rote Ndao dan diselenggarakan secara hibrida serentak di 22 Kabupaten/Kota se-NTT. Targetnya jelas: minimal 200.000 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA turut berpartisipasi.

Kepala OJK NTT menegaskan angka itu bukan sekadar sasaran kuantitas, melainkan komitmen bersama untuk membangun fondasi literasi keuangan generasi muda. “Agar anak-anak kita mengenal, memahami, dan mampu mengelola keuangan secara bijak sejak usia dini,” ujarnya.

Namun Gubernur Melki menekankan pesan yang lebih dalam: kegiatan ini harus berujung pada perubahan perilaku, bukan sekadar seremonial belaka. “Saya minta ini ditindaklanjuti secara nyata. Jangan hanya berhenti pada hari peringatannya saja. Pastikan kebiasaan menabung benar-benar tertanam dalam diri mereka,” tegasnya.

Menurut Gubernur, budaya menabung adalah cerminan karakter: melatih kedisiplinan, mengajarkan menghargai nilai uang, serta membiasakan merencanakan masa depan. “Dengan pemahaman keuangan yang baik, generasi muda NTT tidak hanya siap menghadapi tantangan ekonomi, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen memastikan gerakan ini merata hingga ke daerah kepulauan dan wilayah yang memiliki keterbatasan akses. Sinergi antara Pemprov, OJK, Bank NTT, pemerintah kabupaten/kota, sekolah, guru, hingga orang tua menjadi kunci agar semangat menabung menjadi budaya yang hidup dan berkelanjutan di tengah masyarakat.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Lerry Lupidara serta Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi NTT Selvi Nange.

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

Penulis: Bob Djehatu

Foto: Charles Gunawan

Editor: Hiro Lukas