Babak Baru Layanan Kesehatan TTS: Gedung Utama RSU Muder Ignacia Soe Diresmikan, Siap Wujudkan Rumah Sakit Tipe D
Soe, 11 Juni 2026 – Sebuah harapan baru bagi warga Timor Tengah Selatan (TTS) kini terwujud. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena meresmikan Gedung Utama Rumah Sakit Umum (RSU) Muder Ignacia Soe, bertepatan dengan perayaan satu dekade perjalanan pelayanan rumah sakit yang dikelola Kongregasi Religious of the Virgin Mary (RVM) ini.
Dengan jumlah penduduk hampir mencapai 500 ribu jiwa, kehadiran fasilitas kesehatan yang layak menjadi kebutuhan vital. Gubernur Melki menilai keberadaan rumah sakit ini adalah anugerah besar bagi masyarakat.
“Saya sudah melihat perjuangan tempat ini sejak masa pandemi, saat saya masih menangani kesehatan di DPR. Dulu masih sederhana, kini berdiri megah sebagai bukti kerja sama lintas pihak. Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen penuh mendukung agar pelayanannya semakin berkualitas,” ujarnya.
Dari Mimpi Misionaris Hingga Layani 75 Ribu Pasien Setahun
Perjalanan rumah sakit ini sungguh menginspirasi. Berawal dari balai pengobatan kecil yang didirikan para misionaris, kini tumbuh menjadi fasilitas yang melayani sekitar 75 ribu pasien setiap tahun dan menyerap lebih dari 60 tenaga kerja.
Perkembangan ini tidak lepas dari dukungan jangka panjang John James Foundation Australia sejak tahun 2006. Perwakilan yayasan, Dr. David O’Rourke, menyatakan kebanggaannya. “Kami berbeda benua, tapi memiliki tujuan yang sama: melayani sesama. Selain fasilitas, kami juga terus melatih tenaga medis dan menggelar operasi katarak gratis setiap tahun,” ungkapnya.
Direktur rumah sakit, dr. Hironimus Fernandez, menjelaskan bahwa gedung baru ini adalah langkah strategis menuju status Rumah Sakit Tipe D. Saat ini, pemenuhan standar pelayanan sudah mencapai 75 persen, dengan layanan yang terus diperluas mulai dari penyakit dalam, bedah, anak, hingga laboratorium. Kapasitas tempat tidur pun akan ditingkatkan dari 30 menjadi 50 unit.
Lebih dari Sekadar Bangunan: Rumah Kesembuhan dan Harapan
Uskup Agung Kupang Mgr. Hironimus Pakaenoni mengingatkan bahwa gedung megah ini bukan sekadar bangunan beton dan besi. “Ini adalah simbol kasih dan harapan. Fasilitas canggih tidak ada artinya tanpa hati yang tulus melayani. Jadikan tempat ini sumber kesembuhan sekaligus penghiburan bagi yang membutuhkan,” pesannya.
Dengan dukungan pemerintah daerah, gereja, mitra internasional, dan masyarakat, RSU Muder Ignacia Soe siap melangkah lebih jauh. Di usianya yang ke-10, rumah sakit ini bertekad menjadi tulang punggung kesehatan di selatan Pulau Timor, menghadirkan layanan yang mudah dijangkau, profesional, dan penuh kemanusiaan.
Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.
Penulis: Ocep Purek
Foto : Idin
Editor: Hiro Lukas
