KINERJA CERAH! Penerimaan Pajak NTT Tumbuh Positif Hingga April 2026, Capai Rp749 Miliar

IMG_20260526_203444_656

KUPANG, 26 Mei 2026 – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Nusa Tenggara (Kanwil DJP Nusra) melaporkan kinerja penerimaan pajak di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga akhir April 2026 tetap menunjukkan tren pertumbuhan yang menggembirakan dan positif.

 

Berdasarkan data yang dirilis, realisasi penerimaan pajak per 30 April 2026 mencapai Rp749,49 miliar, atau setara dengan 24,33 persen dari total target tahun 2026 sebesar Rp3.080 miliar. Angka ini mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 31,80 persen dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama tahun sebelumnya.

 

Pertumbuhan ini menjadi indikator kuat bahwa aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah NTT masih berjalan stabil dan terjaga dengan baik, terutama ditopang oleh sektor konsumsi dalam negeri serta kegiatan administrasi pemerintahan yang menjadi penggerak utama penerimaan.

 

📊 PPh dan PPN Tetap Penopang Utama

 

Secara struktur, penerimaan pajak di NTT masih didominasi oleh dua jenis pajak utama, yaitu Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

 

– Realisasi PPh tercatat sebesar Rp528,598 miliar

– Realisasi PPN dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) mencapai Rp291,84 miliar

 

Jika dilihat berdasarkan jenisnya, PPN Dalam Negeri menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp278,55 miliar atau berkontribusi 34,03 persen dari total keseluruhan penerimaan. Di posisi berikutnya, PPh Pasal 21 memberikan kontribusi sebesar 26,37 persen, dan PPh Final sebesar 18,26 persen.

 

Angka ini mencerminkan adanya stabilitas kegiatan ekonomi serta tingkat kepatuhan yang baik dari para pelaku usaha maupun pemberi kerja dalam memotong dan menyetorkan pajak sesuai ketentuan yang berlaku.

 

🏛️ Sektor Pemerintah Masih Dominan

 

Ditinjau dari sisi sektoral, sektor Administrasi Pemerintahan masih menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi mencapai 39,30 persen atau senilai Rp294,56 miliar. Sementara itu, sektor Jasa Keuangan dan Perdagangan juga menunjukkan kinerja yang membaik, seiring dengan meningkatnya transaksi dan daya beli masyarakat di berbagai daerah di NTT.

 

⚠️ WASPADA! Modus Penipuan Mengatasnamakan Pajak

 

Seiring berjalannya waktu, Kanwil DJP Nusa Tenggara mengimbau seluruh masyarakat dan Wajib Pajak untuk tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan yang belakangan marak terjadi dengan mengatasnamakan instansi perpajakan.

 

“Masyarakat diingatkan untuk tidak pernah memberikan data rahasia pribadi maupun keuangan kepada pihak yang tidak dikenal. Apabila menerima informasi atau panggilan yang mencurigakan, segera lakukan konfirmasi melalui saluran resmi DJP agar terhindar dari kerugian,” imbau pihak Kanwil.

 

Kanwil DJP Nusra berharap tren pertumbuhan positif ini dapat terus terjaga hingga akhir tahun, disertai dengan peningkatan kesadaran dan kepatuhan seluruh Wajib Pajak. Pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik diharapkan juga turut mendukung optimalisasi penerimaan negara untuk pembangunan daerah dan nasional.

 

#PajakKuatAPBNSehat

 

 

 

Narahubung Media:

Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat

Kanwil DJP Nusa Tenggara

📞 (0370) 647862

📧 kanwil.290@pajak.go.id

 

Editor Hiro Lukas