Rumah Musik Siloam: 10 Tahun Lahirkan Bakat, Wagub Johni: Ini Cara Selamatkan Generasi.
KUPANG, klikinfopol.com. 22 September 2026 – Malam penuh harapan menyelimuti Rumah Musik Siloam, Kota Kupang. Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma hadir langsung, membuka resmi Kelas Musik Gerejawi sekaligus menyampaikan pesan mendalam kepada ratusan anak, orang tua, dan para pengajar: bakat tak tumbuh sendiri, butuh kesempatan, bimbingan, dan kerja keras tanpa henti.
Berdiri sejak 19 Juni 2016 dan berkembang menjadi Yayasan Karya Musik Siloam pada 2020, lembaga ini telah membina 3.413 murid sepanjang perjalanannya. Kini dengan 315 murid aktif dan 35 pengajar, tersedia 17 mata pelatihan, mulai dari sasando, biola, vokal, paduan suara, hingga public speaking, modeling, dan bahasa Inggris. Visi mereka sederhana namun bermakna: “Diutus Menjadi Berkat.”
Wagub Johni tampak bahagia berada di tengah anak-anak yang sedang berlatih. Ia menegaskan, ruang pembinaan seperti ini adalah penyelamat masa depan generasi muda NTT.
“Ketika orang tua membawa anak ke sini, dilatih dan dibimbing, itu artinya Bapak Ibu sudah menyelamatkan anak dari pergaulan yang tidak baik. Di sini mereka belajar, bersosialisasi, berkreasi, dan percaya diri,” ujarnya.
Ia memperingatkan bahaya membiarkan anak hanya terpaku pada gawai:
“Kalau dibiarkan di kamar hanya pegang HP, masa depannya bisa hancur. Tapi dibawa ke tempat seperti ini, dia tumbuh, berkembang, punya teman, punya bakat, itu perbedaan yang sangat besar.”
Mantan atlet tinju yang pernah mengharumkan nama bangsa hingga SEA Games dan Olimpiade ini berbagi pelajaran hidup yang tak bisa dibeli dengan uang:
“Tidak ada sukses tanpa latihan. Tidak ada prestasi tanpa pengorbanan. Latihan, latihan, dan latihan, bukan hanya di sini, tapi juga di rumah.”
Setiap anak punya kelebihan masing-masing, katanya. Tugas orang tua bukan memaksakan kehendak, melainkan mengenali potensi anak dan memfasilitasinya agar tumbuh menjadi yang terbaik.
Wagub mengingatkan: kesuksesan tidak dimulai dari hal besar, melainkan dari hal-hal sederhana yang dilakukan setiap hari secara konsisten.
“Rapikan tempat tidur, sapa orang tua, taruh sepatu pada tempatnya, selesaikan tugas sebelum bermain. Itulah awal dari kedisiplinan. Dan disiplin adalah kunci segala keberhasilan.”
Ia juga mendorong penguasaan bahasa Inggris agar anak-anak NTT siap bersaing tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional hingga internasional.
Di akhir kunjungannya, Wagub Johni memuji dedikasi para pengajar, orang tua, dan pengelola Rumah Musik Siloam.
“Teruslah mendidik dan membina. Biarkan anak-anak tumbuh sehat, pikirannya, hatinya, dan tubuhnya. Mereka akan menjadi orang-orang hebat yang membawa NTT ke arah yang lebih baik.”
Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.
Penulis: Charles Gunawan
Foto: Tiwi Uly
Editor: Hiro Lukas
