Peletakan Batu Pertama: Kampung Nelayan Merah Putih Hadir di Lewolabo, Gerbang Ekonomi Baru bagi Nelayan Sikka.

IMG_20261014_220012_180

MAUMERE, SIKKA, klikinfopol.com. – Rabu, 14 Oktober 2026 menjadi hari bersejarah bagi masyarakat pesisir Kecamatan Paga, khususnya Desa Lewolabo. Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), sebuah program unggulan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang diharapkan mengubah wajah kesejahteraan nelayan di Sikka.

Dalam sambutannya, Bupati Juventus menceritakan bahwa kehadiran KNMP di Lewolabo bukanlah hal yang instan.

“Ini adalah hasil perjuangan panjang Pemkab Sikka – berkoordinasi dengan DPR dan KKP – hingga akhirnya 8 desa di Sikka ditetapkan sebagai lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Lewolabo adalah salah satunya,” ungkapnya.

Pemilihan Desa Lewolabo didasarkan pada data potensi perikanan yang memadai dan dukungan sumber daya alam yang mendukung. Bupati juga menyampaikan bahwa ketersediaan lahan menjadi salah satu tantangan utama di beberapa desa, sehingga keberadaan lokasi yang siap di Lewolabo merupakan anugerah yang patut disyukuri – apalagi letaknya berdekatan dengan Koperasi Merah Putih yang sudah ada.

“Kedua fasilitas ini akan saling menguatkan. Hasil tangkapan nelayan bisa langsung ditangani dan dipasarkan melalui koperasi – satu ekosistem yang utuh,” jelasnya.

Pembangunan KNMP di Lewolabo dikerjakan oleh PT. Arum Daya Sentausa dengan total anggaran Rp4.723.090.147,59 dan masa pelaksanaan 120 hari kalender.

Bupati berpesan kepada pelaksana agar:

✅ Melibatkan masyarakat lokal dalam proses pembangunan, termasuk penyediaan material

✅ Mengutamakan kualitas pekerjaan yang tahan lama

✅ Menjaga komunikasi yang baik dengan warga sekitar selama proses berlangsung

“Semua pihak harus terlibat mendukung pembangunan ini. Infrastruktur yang baik akan mempermudah aktivitas nelayan, memperbaiki kualitas penanganan ikan, dan mendongkrak pendapatan keluarga pesisir kita,” tegas Juventus.

Acara peletakan batu pertama berjalan lancar dan dihadiri oleh Camat Paga, Penjabat Kepala Desa Lewolabo, perwakilan perangkat daerah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Konsultan Pengawas, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias menyambut hadirnya proyek ini.

Dengan dimulainya pembangunan ini, Desa Lewolabo bukan hanya memiliki fasilitas fisik yang lebih baik, tetapi siap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berpusat pada potensi kelautan dan perikanan – untuk nelayan, oleh nelayan, dan bagi kesejahteraan masyarakat Sikka.(*)

 

Editor: Hiro Lukas