NTT Berduka: Putra Terbaik Nagekeo, Wakil Bupati Gonzalo Muga Sada Berpulang – Sosok Pekerja Keras yang Selalu Turun ke Tengah Rakyat.
BAJAWA, klikinfopol.com. 6 Oktober 2026 – Nusa Tenggara Timur kembali diselimuti duka mendalam. Salah satu putra terbaiknya, Wakil Bupati Nagekeo periode 2025–2030, Gonzalo Gratianus Muga Sada, berpulang ke Rahmatullah secara mendadak dan dimakamkan di Bajawa, Kabupaten Ngada, Selasa (6/10/2026) siang.
Almarhum meninggal dunia pada Sabtu (3/10/2026) malam akibat serangan jantung, tak lama setelah memantau langsung perbaikan jalan di wilayah Aesesa Selatan – tugas pelayanan yang masih ia jalani hingga hari-hari terakhirnya.
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena hadir langsung mengantar kepergian sosok yang ia kenal bukan sekadar rekan kerja, melainkan teladan kepemimpinan yang sejati.
Dalam penghormatan terakhir yang penuh haru, Gubernur Melki mengenang Gonzalo sebagai pemimpin yang orisinal, sederhana, humoris, terbuka, dan berani menyampaikan kebenaran apa adanya.
“Beliau tidak mengenal waktu. Jam berapa pun dibutuhkan, beliau siap. Kalau untuk kepentingan rakyat, langsung bekerja, cari jalan keluarnya – tanpa basa-basi,” ujar Gubernur Melki, sesekali menyeka air mata.
Bagi Gubernur, keaslian karakter Gonzalo justru menjadi kekuatan terbesarnya: ia dipercaya rakyat karena apa yang terlihat di luar sama dengan apa yang ada di hati.
Salah satu jejak pengabdian paling membekas adalah ketika bencana gempa mengguncang Nagekeo. Sebagai Ketua Posko Penanganan Bencana, Gonzalo tidak menunggu di balik meja – ia menyusuri kampung-kampung terpencil, mendatangi warga, membawa bantuan, dan memastikan pemerintah hadir tepat di saat masyarakat paling membutuhkan.
“Saya sudah turun ke Nagekeo lebih dari empat kali. Saya melihat sendiri: beliau pergi ke tempat-tempat yang sulit, mengurus rakyatnya langsung. Itu pemimpin yang sesungguhnya,” kenang Gubernur Melki.
Bupati Nagekeo Simplisius Donatus menyampaikan duka yang tak kalah dalam. Ia menegaskan bahwa kebersamaan dan kesetujuan mereka dalam bekerja adalah kekuatan yang menggerakkan Nagekeo ke depan.
“Pagi, siang, malam beliau bekerja demi masyarakat. Jasa, karya, dan pengabdiannya akan menjadi bagian abadi dalam sejarah Kabupaten Nagekeo,” ucap Bupati Simplisius.
Gonzalo juga dikenal luas sebagai tokoh politik dan penggiat olahraga – Ketua KONI Nagekeo yang berharap daerahnya ikut menjadi tuan rumah ajang olahraga nasional. Kepergiannya dirasakan di banyak bidang kehidupan.
Upacara pemakaman dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi NTT Emilia Nomleni, Duta Besar Indonesia untuk Filipina Josef Nae Soi, para Bupati/Wakil Bupati se-Daratan Flores, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, adat, pemuda, serta keluarga besar almarhum.
Gubernur Melki menutup dengan pesan yang menjadi wasiat sekaligus penghormatan:
“Jangan pernah kompromi kalau menyangkut kepentingan rakyat. Itu pelajaran yang ditinggalkan Gonzalo kepada kita semua.”
Nagekeo dan NTT kehilangan sosok yang bekerja tanpa lelah, berjuang tanpa pamrih, dan dicintai karena tulus.
Selamat jalan, Gonzalo Gratianus Muga Sada. Pengabdianmu tetap hidup di hati rakyat.(*)
Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.
Penulis: Alexander L. Raditia
Foto: Nuel Here Wele
Editor: Hiro Lukas
