Lobi Kemenko PUPR: Wagub Johni Bawa Proyek Rp1,6 Triliun Buka Konektivitas NTT Terisolasi.

IMG_20260714_080554_205

JAKARTA – Membuka keterisolasian wilayah, melancarkan ekonomi rakyat, dan memperkuat peran NTT sebagai beranda negara menjadi fokus utama perjuangan Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma di tingkat pusat. Senin (13/7/2026), ia memaparkan daftar prioritas pembangunan infrastruktur senilai Rp1,6 triliun kepada Sekretaris Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Ayodhia G. L. Kalake di Jakarta.

Wagub Johni menegaskan, usulan ini adalah suara dari 22 kabupaten/kota di NTT. “Kami hadir membawa kebutuhan nyata masyarakat. Infrastruktur bukan sekadar beton dan aspal—ia adalah jalan petani menjual hasil panen, akses warga ke rumah sakit, gerbang wisatawan, serta penguat pertahanan di garis depan perbatasan,” ujarnya.

Dengan wilayah kepulauan, medan berat, dan keterbatasan anggaran daerah, NTT sangat membutuhkan dukungan APBN. Kabar baiknya: seluruh usulan telah lolos syarat teknis dan siap dikerjakan.

Pemerintah Provinsi mengajukan dua pilar utama:

✅ Penanganan 19 ruas jalan strategis sepanjang 348 km di 19 kabupaten, dengan kebutuhan dana Rp1,544 triliun

✅ Pembangunan 7 jembatan kunci senilai Rp105,13 miliar

Pembangunan akan difokuskan untuk:

– Memperkuat jalur perbatasan Timor Leste

– Memulihkan jalan rusak pascabencana di Flores dan Alor

– Membuka akses kawasan wisata dan sentra produksi di Sumba, Rote, Sabu

– Mempercepat Jalan Lintas Utara Flores dan kawasan Motaain

Selain itu, diusulkan percepatan alih status jalan provinsi strategis menjadi jalan nasional, serta penyelesaian hak DAK jalan.

Sekretaris Kemenko IPK Ayodhia memuji kesiapan dokumen NTT. “Kami tidak akan berhenti di sini. Meski ada efisiensi anggaran, kami akan pastikan proyek strategis NTT masuk prioritas dan segera ditindaklanjuti rapat teknis bersama PUPR,” janjinya.

Pemerintah pusat juga mendukung pembangunan irigasi ketahanan pangan, hunian tetap pascabencana, dan meminta penyempurnaan dokumen teknis agar proses berjalan lebih cepat.

“Sinergi pusat dan daerah adalah kunci. Kami optimis, jalan mulus di NTT akan melahirkan kesejahteraan yang merata untuk semua,” tutup Wagub Johni.

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

Penulis : Mira Lenggoe

Foto : RingLing – Frysa

Editor : Hiro Lukas