Gubernur Melki Kawal BSPS & Huntap Lewotobi: “Dana Sudah Ada, Segera Bangun”

IMG_20260918_065123_147

KUPANG, klikinfopol.com. 17 September 2026 – Kabar menggembirakan sekaligus tantangan besar bagi NTT. Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menaikkan alokasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari 436 unit pada 2025 menjadi 15.376 unit rumah di tahun 2026. Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena berkomitmen mengawal agar bantuan ini benar-benar sampai ke tangan masyarakat, terutama di tengah pemulihan pascabencana gempa Flores.

Dalam Rapat Koordinasi Percepatan Program Bedah Rumah secara daring yang dipimpin langsung Menteri PKP Muruar Sirait, disampaikan data penting:

–  2025: 436 unit rumah

–  2026: 15.376 unit rumah – naik lebih dari 35 kali lipat.

Menteri Muruar menegaskan:

“Mohon atensinya, Pak Gubernur, agar ini dikawal betul. Kami ingin sekali membantu rakyat NTT dan kami sangat semangat untuk itu.”

Gubernur Melki menyambut baik perhatian tersebut:

“Terima kasih banyak, Pak Menteri. Bantuan ini menjadi sangat penting, terlebih saat Flores sedang berjuang pulih dari gempa. Rumah yang aman dan layak adalah kebutuhan paling mendasar saat ini.”

Pemprov NTT akan berkoordinasi erat dengan seluruh kabupaten/kota agar penyaluran tepat sasaran, transparan, dan manfaatnya segera dirasakan warga.

Flores Timur mendapat perhatian khusus. Untuk 244 unit Hunian Tetap (Huntap) bagi korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Pemerintah Pusat telah menyiapkan anggaran Rp80 miliar. Masyarakat yang masih bertahan di Hunian Sementara (Huntara) harus segera dipindahkan ke tempat yang lebih aman dan permanen.

“Kasihan, sampai saat ini mereka masih di Huntara. Secepatnya harus dibangun, anggarannya sudah ada,” tegas Menteri Muruar.

Gubernur Melki menegaskan tindak lanjut segera:

“Kami akan segera merapikan aspek teknis di daerah — kesiapan lokasi, akses, dan pendukung lainnya. Tidak ada alasan lagi menunda. Dana sudah tersedia, tugas kami memastikan pembangunan segera dimulai.”

Dua program besar ini, BSPS untuk seluruh NTT dan Huntap untuk Flores Timur, menjadi pijakan utama pemulihan. Tidak boleh berhenti di atas kertas: koordinasi lintas sektor, kesigapan pemerintah kabupaten/kota, dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar setiap rupiah terpakai untuk membangun rumah yang kokoh, aman, dan layak dihuni.

“Rumah bukan sekadar bangunan. Itu tempat keluarga berlindung, tumbuh, dan berharap. Semua pihak bergerak bersama, rakyat NTT berhak kembali memiliki rumah yang mereka banggakan,” pesan Gubernur Melki.

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

Penulis: Baldus Sae

Editor: Hiro Lukas