Gubernur Melki di Manggarai Timur: Finalisasi Data, Bangun 1.000 Huntara, & R3P untuk Flores yang Lebih Baik.

IMG_20260910_163024_642

BORONG, klikinfopol.com. 10 September 2026 – Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena memimpin Rapat Percepatan Penanganan Darurat Bencana Gempa Flores di Kabupaten Manggarai Timur, Kamis (10/9/2026). Di hadapan Bupati Andreas Agas, Ketua DPRD Salesius Medi, Forkopimda, dan Staf Ahli BNPB, Gubernur menegaskan satu hal tegas: data harus objektif, bebas kepentingan politik maupun SARA, dan kita berpacu dengan waktu musim hujan.

“Jangan sampai ada data yang dimainkan karena pilihan politik, SARA, atau alasan lainnya. Data harus objektif.”

Gubernur meminta seluruh data kerusakan, rumah, sekolah, fasilitas kesehatan, rumah ibadah, jalan, irigasi, hingga sektor pertanian dan ekonomi, segera difinalisasi. Bupati Andreas Agas melaporkan verifikasi bersama tim teknis dan BNPB telah mencapai 40 persen, dengan data rumah terdampak sudah disusun by name by address lengkap dokumentasi visual. Termasuk 316 SMP yang sedang disurvei.

“Yang tidak masuk indikator pun tetap harus dicatat. Jangan ada satu pun yang terlewat,” tegas Gubernur.

BNPB menegaskan pembangunan 1.000 unit hunian sementara (huntara) tahap pertama segera dimulai, diprioritaskan di sekitar rumah warga agar tetap dekat dengan lingkungan dan mata pencaharian.

“Tidak perlu menunggu semuanya selesai diverifikasi karena kondisi di lapangan mendesak. Kalau bisa hari ini juga kita mulai,” ujar Riswandi dari BNPB.

Gubernur mendesak: “Kita berkejar dengan musim hujan. Jangan lama-lama. Kalau kurang orang, kita perkuat.” BNPB juga akan mendampingi penyusunan Rencana Rehabilitasi & Rekonstruksi Pascabencana (R3P), pijakan untuk membangun Flores yang lebih baik dari sebelumnya.

Pemulihan bukan hanya soal bangunan, ekonomi rakyat harus kembali berjalan:

– Pertanian: Benih padi, jagung, hortikultura, sarana produksi & alat pascapanen. Perbaikan irigasi diprioritaskan — Manggarai Timur adalah lumbung pangan NTT.

– Perikanan: Data nelayan terdampak segera disinkronkan

– UMKM: Relaksasi kredit & KUR keringanan bekerja sama dengan BI, OJK & perbankan

– Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor: 75% untuk wilayah terdampak, 50% lainnya + pembebasan denda

– 1.500 paket pasar murah gratis disiapkan Dinas Perindag untuk warga.

“Perang melawan hoaks ini penting dan berat. Kita mesti melibatkan berbagai pihak untuk menerangi hoaks.”

Gubernur mengajak pemerintah, media, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen menyampaikan informasi yang benar dan transparan. Seluruh data ditargetkan selesai sebelum Oktober untuk segera diajukan ke pemerintah pusat & DPR RI.

“Semua pembangunan harus sesuai grand design, sesuai potensi tiap daerah. Flores yang seperti apa yang mau kita bangun? Harus lebih baik dari sebelumnya.”

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Pemerintah Provinsi NTT.

Penulis: Oan Wutun

Foto: Baldus Sae

Editor: Hiro Lukas