“Gembala yang Mencari & Memulihkan” – Uskup Agung Ende Tahbiskan 9 Imam Baru.

IMG_20260930_200531_296

ENDE, klikinfopol.com. 29 September 2026 – Sebuah sukacita besar menyelimuti Gereja Paroki Santo Yosef Freinademetz, Mautapaga, Ende. Ribuan umat memadati kompleks gereja dan sekitarnya, Selasa pagi (29/9), menyaksikan Misa Pentahbisan Imamat yang khidmat dan bersejarah: sembilan Diakon resmi menjadi Imam.

Perayaan Ekaristi Agung ini dipimpin langsung oleh Uskup Agung Ende, Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD, didampingi ratusan imam konselebran dari berbagai paroki, tarekat, dan keuskupan. Sembilan imam baru terdiri dari 5 orang dari Keuskupan Agung Ende dan 4 orang dari Kongregasi OCD (Ordo Karmel Tak Berkasut) – bukti nyata suburnya panggilan iman di tanah Flores.

Dalam khotbah yang menyentuh hati, Uskup Agung menyampaikan tiga amanat mendalam bagi para imam baru:

1. Gembala yang Mencari Domba yang Hilang.

“Tuhan tidak pernah berhenti memanggil. Kalian diutus untuk merangkul kembali mereka yang tersisih, yang merasa jauh, yang pernah merasa diperlakukan tidak adil – agar mereka kembali merasakan kasih Bapa.”

2. Tanda Penghiburan di Tengah Pasca Bencana.

Menyinggung masa pemulihan pascagempa yang masih dirasakan masyarakat, Uskup menegaskan:

“Kehadiran kalian sembilan orang ini adalah tanda kasih Tuhan yang memulihkan. Di saat banyak hati sedang berduka dan ragu, Tuhan mengutus kalian untuk membangkitkan kembali harapan.”

3. Meneladani Kristus, Gembala Sejati.

“Jadilah Gembala Baik – hadir membawa keteguhan iman, penghiburan, dan kesejukan, terutama bagi mereka yang sedang kesusahan.”

Rangkaian sakral telah dimulai sejak Senin (28/9) malam melalui Perayaan Salve Agung dan pemberkatan perlengkapan liturgi para calon imam. Keluarga besar para neomis serta umat hadir memohon berkat bagi langkah pengabdian baru ini.

Mengingat antusiasme umat yang luar biasa, 173 personel gabungan dari TNI, Polres Ende, Kompi Brimob, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan bersiaga di sepanjang Jalan Gatot Soebroto dan area sekitar gereja. Acara berjalan tertib, aman, dan penuh sukacita.

Dengan resmi ditahbiskannya sembilan imam baru ini, pelayanan Gereja Katolik di Keuskupan Agung Ende dan medan karya mereka semakin diperkuat. Semoga mereka menjadi garam dan terang – membawa berkat, penghiburan, dan harapan bagi setiap umat yang dilayani.

“Di mana pun kalian diutus, bawalah hati yang melayani, tangan yang menghibur, dan wajah yang memancarkan kasih Tuhan.”(*)

 

Editor: Hiro Lukas