Dari Pangan Hingga Hunian Sementara: Gubernur Susun Langkah Terpadu di Ngada.

IMG_20260822_185805_493

BAJAWA, klikinfopol.com. 22 Agustus 2026 –  Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena memimpin rapat koordinasi di Posko Tanggap Darurat Kabupaten Ngada, bersama Bupati Raymundus Bena, Forkopimda, dan jajaran pemda setempat. Meski data sudah diterima, Gubernur menekankan pertemuan langsung penting untuk menyinkronkan fakta lapangan: “Data sudah ada, tapi harus disatukan dan dipahami bersama agar tidak ada yang terlewat.”

Gubernur memastikan tidak ada warga yang luput dari bantuan, terutama wilayah terisolir. Dukungan beras dari Bulog disiapkan mencukupi hingga tiga bulan ke depan, khusus bagi kelompok yang paling membutuhkan. Ia juga mengarahkan penerapan pola “ambil dulu, bayar kemudian” lewat pedagang lokal—seperti yang sudah berjalan di Nagekeo—agar kebutuhan warga segera terpenuhi tanpa menunggu proses birokrasi.

Perhatian khusus diberikan pada korban tertimpa reruntuhan yang masih enggan berobat. Gubernur meminta petugas meyakinkan warga untuk segera diperiksa ke fasilitas kesehatan. Selain itu, sanitasi, air bersih, dan kebersihan pengungsian harus dijaga agar tak menimbulkan penyakit baru.

Pembangunan rumah dan fasilitas baru ditunda sampai aktivitas gempa dinyatakan berhenti. Sambil menunggu, Pemprov bersama Kementerian PUPR akan menyiapkan hunian sementara yang lebih layak, agar warga tidak terlalu lama menetap di tenda. Nanti tim ahli juga akan memeriksa kelayakan gedung pemerintah, sekolah, rumah ibadah, dan fasilitas umum lainnya.

“Data yang riil, tepat, dan bertanggung jawab adalah kunci utama pemulihan Flores,” tegas Gubernur. Seluruh data harus diverifikasi bersama Forkopimda, termasuk kepolisian dan kejaksaan, agar tepat sasaran.

Gubernur juga mengingatkan seluruh jajaran: pemulihan bisa berlangsung 6–12 bulan. “Siapkan stamina dan semangat, jaga kesehatan dan istirahat. Kita hadapi ini bersama hingga Flores benar-benar pulih.”

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Pemprov NTT.

Penulis/Foto: Oan Wutun

Editor: Hiro Lukas