“BUMDes Harus Untung, Bukan Rugi.” – Bupati Sikka Luncurkan Asosiasi untuk Perbaiki Kinerja Usaha Desa.

IMG_20261022_064024_795

MAUMERE, klikinfopol.com. 20 Oktober 2026 – Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago secara resmi membuka Forum BUMDes sekaligus pembentukan Asosiasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kabupaten Sikka di Aula Henrick Puskopdit Swadaya Utama Maumere, Selasa (20‑10‑2026). Kegiatan ini dihadiri para pengurus dan pendamping BUMDes dari berbagai pelosok desa seperti Lio, Talibura, Waiblama, Hewokloang, hingga Doreng, beserta perwakilan Bank NTT, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Maumere, dan jajaran Pemkab Sikka.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas semangat para pengurus, namun sekaligus menyampaikan catatan tajam terhadap kinerja BUMDes yang selama ini berjalan.

“Nama usahanya BUMDes, dan namanya usaha itu harus profit, bukan rugi. Jika BUMDes sudah berjalan 5 sampai 7 tahun tetapi tidak pernah memberikan keuntungan yang mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PADes), apakah itu masih bisa dinamakan BUMDes?” tegas Bupati Juventus di hadapan peserta forum.

Bupati juga memperingatkan agar tidak ada lagi penyalahgunaan aset milik desa dan BUMDes, seperti kendaraan operasional atau barang inventaris yang digadaikan atau dipakai untuk kepentingan pribadi.

“Aset BUMDes dan aset desa adalah milik bersama untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan segelintir orang. Kita harus jujur mengevaluasi kondisi ini agar tidak terjadi masalah di kemudian hari,” pesannya.

Pembentukan Asosiasi BUMDes Kabupaten Sikka ditekankan bukan hanya acara peresmian, melainkan langkah awal pemetaan dan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh BUMDes yang ada. Ada empat arahan utama yang disampaikan Bupati:

🔸 Pemetaan dan Pilot Project: Lakukan inventarisasi BUMDes yang sehat dan berpotensi untuk dijadikan contoh bagi desa lain

🔸 Kemitraan Strategis: Bangun kerja sama dengan Bank NTT untuk akses KUR, BPJS Ketenagakerjaan untuk perlindungan tenaga kerja, serta mitra swasta dan UMKM

🔸 Penguatan Tata Kelola dan Legalitas: Perbaiki manajemen keuangan dan status hukum agar BUMDes memiliki posisi tawar yang kuat

🔸 Perjelas Peran BUMDes dan Koperasi: Berikan pemahaman agar keduanya saling melengkapi, bukan tumpang‑tindih tugas.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi terbuka dan penetapan kepengurusan Asosiasi BUMDes Kabupaten Sikka, yang diharapkan menjadi wadah bertukar pengalaman, konsolidasi, dan pengembangan ekonomi desa yang lebih sehat dan menguntungkan bagi warga Sikka.(*)

Editor: Hiro Lukas