ANAK-ANAK BELAJAR DI BAWAH ATAP GEWANG, DI MANA TANGGUNG JAWAB PEMDA MALAKA?
ANAK-ANAK BELAJAR DI BAWAH ATAP GEWANG, DI MANA TANGGUNG JAWAB PEMDA MALAKA?
Potret Memilukan SDN Nunfutu 1, Dinas Pendidikan Diminta Jangan Tutup Mata
Klik-infopol.com | Malaka
Kabupaten Malaka kembali dihadapkan pada potret buram dunia pendidikan yang seharusnya sudah tidak lagi terjadi di era sekarang. Di tengah berbagai klaim pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, kenyataan yang dialami para siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Nunfutu 1, Desa Wekeke, Kecamatan Rinhat, justru sangat memprihatinkan.
Setiap hari, puluhan siswa harus mengikuti kegiatan belajar mengajar di sebuah bangunan darurat yang jauh dari standar kelayakan sebagai ruang pendidikan.
Bangunan sekolah tersebut masih berdiri dengan tiang-tiang kayu sederhana, beratapkan daun gewang, sebagian dinding hanya menggunakan bebak, sementara lantainya masih berupa tanah. Dari dokumentasi yang diterima Klik-infopol.com, tampak jelas atap bangunan sudah banyak yang berlubang sehingga cahaya matahari bebas masuk. Kondisi tersebut tentu akan semakin memprihatinkan ketika musim hujan tiba karena air dipastikan akan menetes langsung ke dalam ruang kelas.
Ironisnya, di tempat itulah anak-anak menggantungkan harapan untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945. Negara melalui pemerintah daerah memiliki kewajiban menghadirkan fasilitas pendidikan yang aman, nyaman, dan layak. Namun potret SDN Nunfutu 1 justru menunjukkan masih adanya kesenjangan pembangunan yang sangat memukul rasa keadilan masyarakat.
Kondisi tersebut sekaligus menimbulkan pertanyaan serius mengenai kinerja Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Malaka.
Apakah sekolah ini belum pernah masuk dalam pendataan kebutuhan rehabilitasi? Apakah usulan pembangunan dari pihak sekolah belum pernah diajukan? Ataukah kondisi ini memang sudah diketahui tetapi belum dianggap sebagai prioritas?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut wajar disampaikan masyarakat. Sebab setiap tahun pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan yang tidak sedikit melalui APBD maupun dukungan dari pemerintah pusat. Di sisi lain, masih ada anak-anak yang belajar di bangunan yang lebih menyerupai gubuk daripada ruang kelas.
Keadaan seperti ini tentu tidak boleh dianggap sebagai sesuatu yang biasa.
Anak-anak di Desa Wekeke memiliki hak yang sama dengan anak-anak di wilayah lain untuk memperoleh fasilitas pendidikan yang layak. Mereka tidak boleh menjadi korban ketimpangan pembangunan hanya karena tinggal di daerah pelosok.
Yang lebih mengkhawatirkan adalah aspek keselamatan. Bangunan dengan konstruksi kayu dan atap daun gewang memiliki risiko tinggi ketika diterpa angin kencang maupun hujan deras. Keselamatan peserta didik dan para guru seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah.
Klik-infopol.com menilai persoalan ini membutuhkan langkah cepat, bukan sekadar janji atau kunjungan seremonial. Pemerintah Kabupaten Malaka bersama Dinas Pendidikan diharapkan segera melakukan pengecekan lapangan, memastikan kondisi sebenarnya, serta menyusun langkah penanganan apabila fasilitas sekolah tersebut memang belum memenuhi standar kelayakan.
Masyarakat tentu tidak menginginkan pejabat baru turun setelah muncul musibah. Pencegahan jauh lebih penting daripada penyesalan.
Pendidikan bukan hanya soal kurikulum, buku pelajaran, atau pidato tentang mencetak generasi emas. Pendidikan dimulai dari menyediakan ruang belajar yang aman dan manusiawi.
Ketika masih ada anak-anak yang harus belajar di bawah atap daun gewang dan berlantai tanah, maka pembangunan pendidikan di daerah tersebut masih menyisakan pekerjaan rumah yang besar.
Sudah saatnya pemerintah menunjukkan keberpihakan yang nyata kepada anak-anak di pelosok. Sebab mereka adalah generasi penerus Kabupaten Malaka yang memiliki hak yang sama untuk belajar dengan aman, nyaman, dan bermartabat.
Klik-infopol.com akan terus mengawal persoalan ini dan membuka ruang klarifikasi kepada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Malaka maupun Pemerintah Kabupaten Malaka agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan berimbang.
Editor: Andry Bria
Redaksi: [Klik-Infopol.com](https://klik-infopol.com?utm_source=chatgpt.com) — Tajam, Terpercaya, Suara Rakyat, Fakta & Integritas
