Pelantikan Pengurus PAPPRI NTT 2025–2030, Wadah Musik Lengkap Seluruh Kabupaten/Kota Dorong Ekonomi Kreatif dan Perlindungan Hak Seniman.

IMG_20261106_064524_335

Kupang, klikinfopol.com. 5 November 2026 – Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menghadiri pelantikan dan pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah PAPPRI NTT periode 2025–2030 di Aula Utama El Tari Kantor Gubernur NTT. Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Kupang, Ketua Umum DPP PAPPRI Tony Wenas, Sekretaris Jenderal DPP PAPPRI Dwiki Dharmawan bersama Ita Purnamasari, Ketua DPD PAPPRI NTT Adriana Bunna Kalla, para artis, musisi, pelaku industri kreatif serta tokoh seni budaya NTT.

Gubernur menyampaikan selamat kepada pengurus yang baru dikukuhkan, sekaligus menegaskan peran strategis musisi dan pelaku seni sebagai penjaga identitas budaya serta penggerak ekonomi kreatif. Ia menyoroti kekayaan musik tradisional dari seluruh penjuru NTT mulai dari Manggarai, Alor, Lembata, Sumba, Rote, Sabu hingga wilayah Timor yang dapat diperkenalkan ke tingkat nasional dan internasional melalui karya musik.

“Musik bukan sekadar hiburan, melainkan bahasa universal yang mampu menyampaikan pesan, membangun persaudaraan, memperkenalkan identitas budaya, dan menyatukan masyarakat,” ujar Gubernur.

Satu‑satunya DPD PAPPRI Lengkap DPC di 22 Wilayah.

Capaian utama PAPPRI NTT yang disorot adalah keberadaan Dewan Pengurus Cabang di seluruh 22 kabupaten/kota se‑NTT, menjadikannya satu‑satunya DPD PAPPRI di Indonesia dengan struktur organisasi yang lengkap. Gubernur menilai ini sebagai modal besar untuk pembinaan musisi hingga ke tingkat daerah, dan menetapkan lima fokus kerja periode 2025–2030: memperkuat solidaritas insan musik, meningkatkan profesionalisme melalui pelatihan, memperjuangkan hak cipta karya, memperluas promosi musik lokal, serta memberikan ruang pengembangan bakat bagi generasi muda.

Pemerintah Provinsi NTT juga mendorong integrasi musik dan seni budaya dengan sektor pariwisata, agar setiap destinasi wisata NTT menghadirkan pengalaman budaya langsung melalui pertunjukan musik lokal. PAPPRI juga diajak mendukung semaraknya Tour de EnTeTe 2026 sebagai ajang promosi potensi daerah.

Perjuangan Royalti, Upah Layak dan Jaminan Sosial Pekerja Musik.

Ketua Umum DPP PAPPRI Tony Wenas menyoroti kondisi banyak pekerja musik yang masih menerima bayaran sangat minim, bahkan ada yang tampil hanya demi makanan gratis. Ia menekankan pentingnya perjuangan hak royalti, jaminan sosial, serta standar upah minimum bagi musisi yang bekerja di hotel, restoran dan kafe. Tony juga mengapresiasi musisi muda berbakat asal NTT seperti Marion Jola, Mario Klau, Juan Reza dan Silet Open Up, serta berharap PAPPRI NTT terus mencetak generasi seniman berprestasi.

Ketua DPD PAPPRI NTT Adriana Bunna Kalla yang kembali dipercaya memimpin organisasi menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi, RRI, TVRI dan seluruh seniman NTT. Ia menegaskan PAPPRI sebagai rumah besar yang inklusif bagi seluruh generasi seniman tanpa batasan usia.

Pelantikan ini menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi dan menjadikan musik serta budaya sebagai kekuatan baru pembangunan ekonomi kreatif NTT.(*)

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Penulis: Alexander L. Raditia

Foto: Ady Hau

Editor: Hiro Lukas