Natoni, Pedang Pora, dan Senyum Hangat – Penyambutan Penuh Makna Kapolda NTT yang Baru.

IMG_20261014_203359_281

KUPANG, klikinfopol.com. 14 Oktober 2026 – Halaman Markas Polda NTT tampak berbeda pagi ini. Bukan sekadar seremoni kedinasan, tetapi perpaduan indah antara kehormatan institusi, kearifan budaya NTT, dan kehangatan kekeluargaan. Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, S.I.K., selaku Kapolda NTT yang baru, beserta istri, Ny. Dinny Reza Arief Dewanto, disambut dengan nuansa yang menyentuh hati sejak melangkah masuk ke lingkungan Mapolda NTT, Rabu (14/10/2026).

Penyambutan diawali dengan pengalungan bunga oleh Wakapolda NTT, Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H. Namun momen yang paling sarat makna hadir ketika Kapolda dan istri disambut dengan Natoni – sapaan adat masyarakat Timor yang menyimbolkan selamat datang, penghormatan tulus, dan harapan baik bagi pemimpin yang baru tiba.

Natoni bukan sekadar seremonial. Ia adalah pesan bahwa memimpin di NTT berarti menghargai identitas, budaya, dan kearifan masyarakat yang kita layani.

Suasana semakin khidmat saat jajar kehormatan berdiri tegap, diikuti prosesi Pedang Pora. Deretan pedang yang terangkat membentuk lorong kehormatan, mengiringi langkah Kapolda dan istri melintas di antaranya. Di balik kilau bilah pedang itu tersirat pesan mendalam: tanggung jawab besar yang diemban, pengabdian tanpa pamrih, serta tekad menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Tarian daerah turut menghiasi prosesi, menampilkan kekayaan seni dan keramahan masyarakat NTT. Iringan drumband Polda NTT menambah semarak suasana, mengiringi langkah pemimpin baru menuju perjumpaan dengan keluarga besar kepolisian.

Di sela-sela protokoler yang ketat, terlihat sisi yang lebih hangat. Kapolda Reza berhenti, tersenyum, dan bersalaman dengan para pejabat utama, Kapolres jajaran, anggota Bhayangkari, serta personel yang hadir. Jabat tangan itu sederhana, namun bermakna: kita satu keluarga, berjalan bersama untuk NTT yang lebih aman dan damai.

Kehadiran Ny. Dinny Reza Arief Dewanto juga menandai awal perjalanan Bhayangkari Daerah NTT dalam mendampingi tugas kepolisian melalui berbagai kegiatan sosial dan kepedulian terhadap keluarga besar Polri.

Dari Natoni hingga Pedang Pora, pagi itu menyampaikan pesan yang jelas: Polri hadir di tengah masyarakat, menghormati akar budaya setempat, dan melayani dengan hati. Penyambutan ini bukan akhir dari sebuah prosesi, melainkan awal perjalanan bersama – mewujudkan semangat “Polisi Bersama Masyarakat” di tanah Flobamorata.

Selamat bertugas dan selamat datang di NTT, Bapak Kapolda Irjen Pol. Reza Arief Dewanto dan Ibu Ny. Dinny Reza Arief Dewanto. Semangat baru, langkah bersama, untuk NTT yang semakin aman dan sejahtera.(*)

 

Editor: Hiro Lukas