Jumat Curhat di Boanawa – Polres Ende Dengarkan Keluhan Kemacetan Pelabuhan & Serahkan Bantuan Sosial. ‎ 

IMG_20261002_190238_064

ENDE, klikinfopol.com. 2 Oktober 2026 – Polres Ende kembali hadir di tengah warga melalui program Jumat Curhat, menyapa langsung masyarakat di Lingkungan Boanawa, RT 003/RW 009, Kelurahan Rukun Lima, Kecamatan Ende Selatan, Jumat (2/10) pagi. Kegiatan berlangsung akrab di halaman rumah Bapak Yohanes Otang, dipimpin langsung Kasat Binmas Polres Ende Iptu Antonius Sari Kewuta didampingi 8 personel.

Lurah Rukun Lima, Ridwan Humris, S.Sos., menyambut baik kehadiran pihak kepolisian:

“Terima kasih Polres Ende yang konsisten membuka dialog langsung. Warga bisa menyampaikan kritik, kendala keamanan, dan keluhan sehari-hari – dicarikan solusi bersama. Ini sangat berharga.”

Kasat Binmas Iptu Antonius mengajak warga berbicara terbuka: persoalan keluarga, lingkungan, maupun keamanan – semua didengar, dicarikan jalan keluar bersama.

Salah satu keluhan utama disampaikan warga Olimpius Leo: semrawutnya parkir kendaraan di persimpangan Jalan R.W. Monginsidi dan Simpang Boanawa saat Kapal Dharma Rucitra bersandar di Pelabuhan Ipi, mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan.

Pihak Sat Binmas berkomitmen: akan segera berkoordinasi dengan Satlantas dan instansi terkait untuk mengurai kemacetan dan menertibkan parkir di area tersebut.

Selain mendengar keluhan, tim juga memberikan pemahaman hukum kepada warga:

–  Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)

–  Bahaya peredaran minuman keras

–  Penanganan kasus pencurian & perjudian

–  Penyelesaian sengketa antarwarga secara kekeluargaan

Tak hanya itu, bantuan sosial bagi warga terdampak gempa bumi Flores juga diserahkan langsung, menunjukkan kepedulian nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Kegiatan berjalan aman, lancar, dan penuh keakraban sejak pukul 09.00 Wita hingga berakhir dengan foto bersama. Jumat Curhat membuktikan: Polri bukan sekadar penjaga keamanan, melainkan mitra yang mendengar, peduli, dan hadir di tengah warga.(*)

 

Editor: Hiro Lukas