“Jangan Menyerah.” — Gubernur Melki di Manggarai Timur: Sekolah Negeri & Swasta Sama-Sama Didukung, Mimpi Anak NTT Tak Boleh Runtuh.
BORONG, klikinfopol.com. 10 September 2026 – Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena melanjutkan rangkaian kunjungan di Flores, meninjau langsung dua sekolah di Kabupaten Manggarai Timur: Yayasan Nurul Jihad Borong & MAS Al-Hidayah Borong, serta SMAS Katolik Pancasila Borong, Kamis (10/9/2026). Di tengah gedung sekolah yang rusak akibat gempa, Gubernur menegaskan satu hal tegas: Pemerintah hadir untuk semua, sekolah negeri maupun swasta, tanpa membeda-bedakan.
MAS Al-Hidayah Borong menjadi salah satu sekolah terdampak gempa. Hasil pemeriksaan Dinas PUPR menunjukkan:
– Lantai dua & rumah guru — Kategori Merah
– Lantai satu — Kategori Kuning
– Hanya 2 ruangan — Kategori Hijau
Meski demikian, 72 siswa tetap bersekolah, belajar di tenda darurat sejak Senin, meski jam pelajaran belum penuh. Gubernur langsung menyerahkan bantuan tenda darurat melalui Human Initiative dan dukungan Freeport Indonesia untuk mendukung kegiatan belajar sambil menunggu perbaikan gedung.
“Data yang masuk akan segera kita proses dan segera kita bangun. Pemerintah hadir untuk semua. perhatian kita merata, baik sekolah negeri maupun swasta,” tegas Gubernur.
Kepala sekolah, Mas’ut, menyampaikan haru dan mengajukan pengusulan penegerian sekolah. Gubernur langsung berjanji: “Saya akan bantu proses.”
Gubernur juga memastikan dukungan pendidikan bagi siswa yang rumahnya rusak berat tidak terhenti. Bantuan perlengkapan sekolah disiapkan:
– 2.000 school kit dari Kementerian Pendidikan
– 1.400 school kit dari Pemprov NTT
Saat bertanya pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, para siswa dengan antusias bercerita betapa mereka menikmati menu bergizi setiap hari, meski sementara terhenti saat ini, manfaatnya tetap dirasakan. Suasana hangat semakin terasa ketika seorang guru menyanyikan lagu MBG, menjadi momen trauma healing yang menyentuh hati.
Gubernur duduk bersama para siswa, menanyakan cita-cita mereka. Jawaban mereka penuh harapan: dokter, tentara, pengusaha perikanan, ahli hukum, hingga Kowad. Gubernur pun memberikan tantangan sekaligus janji:
– “Kalau Viola masuk 10 besar perguruan tinggi, saya siap bantu beasiswa!”
– “Kita bantu kalian masuk sekolah kedinasan, kuliah di luar daerah, hingga ke luar negeri, asal disiplin, tekun, dan jangan menyerah!”
Di hadapan para siswa, Gubernur menyampaikan pesan yang menjadi penekanan utama:
“Jangan menyerah! Masa depan NTT, masa depan Indonesia, masa depan Flores dan Manggarai ada di tangan kalian. Kita tidak punya kemewahan untuk menyerah. Jadikan situasi sulit ini sebagai pemicu untuk belajar lebih giat dan menjadi lebih hebat.”
Bagi Pemerintah Provinsi NTT, bantuan ini bukan sekadar tas dan alat tulis. Di tengah reruntuhan bangunan, pesannya jelas: Pendidikan harus tetap berjalan. Mimpi anak-anak NTT tidak boleh ikut runtuh.
Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Pemerintah Provinsi NTT.
Penulis: Oan Wutun
Foto: Baldus Sae
Editor: Hiro Lukas
