Dinas Sosial Belu Gelar Pelatihan Pengelasan Khusus Lansia, Anak Terlantar & Disabilitas: “Keterbatasan Bukan Penghalang Untuk Berkarya”
BELU, klikinfopol.com. — Sebuah inisiatif hangat dan penuh makna hadir dari Pemerintah Kabupaten Belu. Dinas Sosial Kabupaten Belu menggelar pelatihan keterampilan pengelasan dasar yang ditujukan khusus bagi kelompok lansia, anak terlantar, dan penyandang disabilitas. Kegiatan berlangsung selama enam hari, 24–29 Agustus 2026, dan menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan fisik maupun usia bukan penghalang untuk belajar dan berkarya.
Untuk menjamin kualitas pelatihan, Dinas Sosial Belu menggandeng instruktur profesional dari STM Santo Yosef Nenuk. Para guru teknik pemesinan memberikan materi secara bertahap, disesuaikan dengan kemampuan fisik masing-masing peserta, disampaikan dengan kesabaran dan dedikasi yang tinggi.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Belu, Iwan Manek, menjelaskan pelatihan ini bukan sekadar soal teknik mengelas. Tujuannya lebih luas: memberikan bekal keterampilan praktis, sekaligus meningkatkan kemandirian dan kepercayaan diri peserta.
“Kami ingin menanamkan semangat bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan melayani,” tegas perwakilan penyelenggara.
Pelatihan ini dinilai bukan sekadar mengajarkan cara menyambung logam, melainkan juga menyatukan hati, membangun harapan, dan menunjukkan kasih nyata melalui pengabdian. Para instruktur pun bergerak dengan ketulusan, memandang tugas ini sebagai panggilan untuk berbagi ilmu dan memberkati sesama.
Kepala STM Santo Yosef Nenuk, P. Lukas Lui Uran, SVD, M.Pd., M.Th, berharap kerja sama ini terus berlanjut. Lewat pelatihan ini, setiap peserta diharapkan mampu menemukan harapan baru, kemampuan baru, dan semangat untuk melangkah mandiri.
Editor: Hiro Lukas
