“RUPS Tahunan 2025 — PT Kawasan Industri Bolok Siap Menjadi Motor Investasi & Ekonomi NTT”

IMG_20260905_074657_587

KUPANG, klikinfopol.com. 4 September 2026. Pemerintah Provinsi NTT menegaskan arah strategis bagi PT Kawasan Industri Bolok (Perseroda) untuk menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 yang berlangsung di Hotel Sasando Kupang, Jumat (4/9/2026), Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena memimpin forum untuk memperkuat kinerja perusahaan, mempercepat penyelesaian aset dan perizinan, serta meningkatkan pelayanan kepada investor.

RUPS dipimpin langsung oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena. Hadir jajaran Direksi dan Dewan Komisaris PT Kawasan Industri Bolok: Direktur Utama Rusyanto Nehemia Constatin Hiskia, Direktur Keuangan dan Operasional Kretisana Jagi, serta Komisaris Independen Fredrik Lukas Benu dan Daniel Tonu. Dari Pemprov NTT turut hadir Kepala Biro Perekonomian Selfie Nange, Kepala Biro Hukum Odermaks Sombu, dan Plt. Kepala Bapperida Theresia Maria Florensia.

Dalam forum tersebut, laporan tahunan PT Kawasan Industri Bolok Tahun Buku 2025 diterima dan disetujui dengan sejumlah catatan yang perlu ditindaklanjuti Direksi.

Memasuki tahun 2026, PT Kawasan Industri Bolok menetapkan empat pilar pengembangan utama:

Prioritas Rincian :

– Kepastian Aset & Perizinan Penyelesaian aset dan perizinan agar operasional berjalan lancar

– Infrastruktur Penunjang Pembangunan gudang siap pakai, reservoir air, dan gardu distribusi listrik

– Pelayanan & Pemasaran Investor Pendekatan digital, promosi, site visit, forum investasi, jangkauan diperluas

– Tata Kelola & SDM Penguatan manajemen dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia

Gubernur menegaskan bahwa infrastruktur yang dibangun harus meningkatkan kesiapan kawasan, sehingga investor merasa yakin, nyaman, dan tertarik untuk berinvestasi di NTT.

Pemerintah Provinsi NTT menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang efisien dan produktif. Penyertaan modal daerah harus dimanfaatkan untuk kegiatan yang berpotensi menghasilkan pendapatan langsung bagi perusahaan.

“Pengelolaan anggaran harus lebih proporsional dan berdampak langsung pada pengembangan usaha. Setiap rupiah harus memberikan nilai tambah,” tegas Gubernur.

Perusahaan juga didorong melakukan kajian dan perbandingan dengan pengelola kawasan industri lain untuk menetapkan harga sewa yang kompetitif namun tetap memperhatikan nilai keekonomian kawasan.

Pemerintah Provinsi NTT mendorong PT Kawasan Industri Bolok untuk terus berkembang menjadi kawasan industri yang semakin kompetitif, mampu menarik investasi, meningkatkan aktivitas ekonomi, dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian daerah.

Langkah-langkah konkret yang diambil:

– Penguatan tata kelola perusahaan dan prinsip tata kelola yang baik

– Penjajakan kerja sama dengan calon investor dan mitra usaha

– Peningkatan pelayanan sebagai daya tarik utama bagi investor

– Penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun Buku 2026

PT Kawasan Industri Bolok bukan sekadar kawasan, ini pintu gerbang investasi NTT. Dengan tata kelola yang kuat, infrastruktur yang lengkap, dan pelayanan yang prima, masa depan ekonomi NTT semakin cerah.

 

Sumber: Siaran Pers Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

Penulis: Meldo Nailopo

Foto: Dio Ceunfin

Editor: Hiro Lukas