Polisi Kantongi Identitas Wanita yang Check In Bersama Pria yang Ditemukan Meninggal di Penginapan, Penyebab Kematian Masih Didalami

file_000000004a5c820b85266887bb856c5f

Polisi Kantongi Identitas Wanita yang Check In Bersama Pria yang Ditemukan Meninggal di Penginapan, Penyebab Kematian Masih Didalami

 

Kupang, Klik-infopol.com – Polres Kupang telah mengantongi identitas seorang perempuan yang diketahui check in bersama Yanto Kristo Benu (32), pria yang kemudian ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar di Wilma Penginapan 1, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Meski demikian, pihak kepolisian belum membuka identitas perempuan tersebut kepada publik. Polisi hanya menyampaikan bahwa perempuan itu berusia sekitar 30 tahun dan bekerja di sektor swasta.

Kasat Reskrim Polres Kupang, AKP Randy (sesuai keterangan yang beredar), mengatakan perempuan tersebut saat ini masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik untuk dimintai keterangan.

“Yang bersangkutan sedang dalam tahap pengambilan keterangan,” ujar Randy.

Polisi menjelaskan bahwa identitas perempuan tersebut baru akan disampaikan dalam konferensi pers setelah hasil pemeriksaan dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri diterima. Hasil tersebut nantinya akan disinkronkan dengan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) serta keterangan para saksi.

Selain itu, penyebab pasti meninggalnya Yanto Kristo Benu juga masih belum dapat dipastikan. Penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan patologi anatomi dari laboratorium di Kupang serta hasil uji toksikologi dari Puslabfor Bareskrim Polri.

Hingga saat ini, sedikitnya enam orang saksi telah dimintai keterangan guna membantu proses penyelidikan.

Sebelumnya, polisi mengungkap bahwa korban sempat check in bersama seorang perempuan. Berdasarkan keterangan saksi, perempuan tersebut tidak menginap hingga pagi hari. Meski demikian, seluruh fakta dan barang bukti yang ditemukan di lokasi, termasuk kondom, dompet, serta barang bukti lainnya, tetap menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban.

Polres Kupang mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Kepolisian menegaskan seluruh kesimpulan akan disampaikan setelah hasil pemeriksaan laboratorium forensik dan penyidikan selesai.

Editor: Andry Bria
Redaksi: [Klik-Infopol.com](https://klik-infopol.com?utm_source=chatgpt.com) — Tajam, Terpercaya, Suara Rakyat, Fakta & Integritas