Kepala SPPG Weoe Klarifikasi Dugaan Gangguan Kesehatan Siswi SDK Weoe 1, Sebut Tidak Ada Kesimpulan Medis yang Mengaitkan dengan MBG

IMG-20260805-WA0071

Kepala SPPG Weoe Klarifikasi Dugaan Gangguan Kesehatan Siswi SDK Weoe 1, Sebut Tidak Ada Kesimpulan Medis yang Mengaitkan dengan MBG

Malaka, Klik-Infopol.com – Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Weoe, Adi Sentus, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai seorang siswi SDK Weoe 1 yang sebelumnya diduga mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Adi Sentus mengatakan bahwa setelah mengetahui adanya informasi tersebut, dirinya langsung mengunjungi siswi yang sedang menjalani perawatan di Puskesmas Weoe untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Dalam kunjungan itu, Adi Sentus menjelaskan bahwa dirinya tidak bertemu langsung dengan dokter yang menangani pasien. Ia memperoleh penjelasan dari petugas piket/perawat Ando Kadju, yang menyampaikan hasil pemeriksaan dr. Roswita Silvia Sareng.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter sebagaimana disampaikan oleh petugas piket, siswi tersebut memiliki riwayat gangguan lambung. Karena kondisi tersebut, pasien dianjurkan untuk mengatur pola makan sesuai anjuran tenaga medis, termasuk mengonsumsi bubur atau makanan yang sesuai sebelum makan nasi.

Adi Sentus menegaskan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, tidak ada keterangan medis yang menyatakan bahwa makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi penyebab gangguan kesehatan yang dialami siswi tersebut.

Sementara itu, siswi tersebut masih menjalani perawatan di Puskesmas Weoe. Berdasarkan informasi yang diterima dari petugas kesehatan, kondisinya terus dipantau dan diperkirakan dapat diperbolehkan pulang pada Kamis, 6 Agustus 2026, apabila kondisi kesehatannya terus membaik.

Sebelumnya, orang tua siswi menyampaikan kepada media bahwa putrinya mengalami pusing, mual, dan sakit perut setelah mengikuti kegiatan belajar di sekolah dan mengonsumsi makanan yang dibagikan melalui Program MBG. Atas laporan tersebut, pihak sekolah bersama orang tua kemudian membawa siswi itu ke Puskesmas Weoe untuk mendapatkan penanganan medis.

Pemberitaan awal mengenai peristiwa tersebut menggunakan istilah “diduga” dan tidak menyimpulkan adanya hubungan sebab akibat antara makanan MBG dan kondisi kesehatan siswi, mengingat hasil pemeriksaan medis saat itu masih belum diketahui.

Dengan adanya klarifikasi dari Kepala SPPG Weoe, yang didasarkan pada informasi hasil pemeriksaan dokter sebagaimana disampaikan oleh petugas piket Puskesmas Weoe, Klik-Infopol.com memperbarui pemberitaan ini sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip jurnalistik yang mengedepankan akurasi, keberimbangan (cover both sides), serta penyampaian informasi berdasarkan fakta yang telah diverifikasi.

Klik-Infopol.com akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat apabila terdapat keterangan resmi tambahan dari pihak tenaga kesehatan maupun instansi terkait.

Editor: Andry Bria
Redaksi: [Klik-Infopol.com](https://klik-infopol.com?utm_source=chatgpt.com) — Tajam, Terpercaya, Suara Rakyat, Fakta & Integritas