Gubernur Melki: Ubah Energi Konflik Adonara Menjadi Kekuatan Kemajuan.
Kupang, 25 Juli 2026 – “Orang Adonara ada di mana-mana, itu bukti energi kalian sangat besar. Namun kekuatan itu harus diarahkan untuk kemajuan, bukan terbelah oleh sengketa lahan.” Tegasan tegas Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menjadi pesan utama dalam Pelantikan Pengurus Ikatan Keluarga Adonara (IKA) Kupang Periode 2026–2030 di Aula Taman Budaya Gerson Poyk, Sabtu malam.
Gubernur mengajak IKA Kupang tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, melainkan menjadi agen perdamaian dan solusi. Ia menyoroti konflik lahan antara Desa Waiburak dan Desa Narasaosina di Adonara Timur yang harus segera dicarikan jalan keluar bersama.
“Konflik tak pernah memberi kemenangan, yang tersisa hanya luka dan terhambatnya pembangunan. Mari kita ubah energi negatif itu menjadi kekuatan positif untuk menjadikan Adonara pusat pertumbuhan baru,” ajak Gubernur.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat Adonara untuk menghapus stigma lama yang pernah melekat. “Lupakan sebutan keliru masa lalu. Adonara hari ini harus dikenal sebagai pulau masyarakat yang cerdas, damai, berbudaya, dan menjadi teladan persaudaraan.”
Mengutip kearifan lokal “kakan dike arin sare, one tou kirin ehan” (hidup rukun bagai saudara dari satu rahim), Gubernur mengingatkan semua pihak untuk mengedepankan dialog dan musyawarah. “Jadilah bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah.”
Selain perdamaian, Gubernur mendorong IKA Kupang berperan aktif dalam Gerakan Jam Belajar masyarakat serta melahirkan produk unggulan khas Adonara melalui program One Community One Product demi kesejahteraan bersama.
Ketua terpilih Marius Samon Ago berjanji membawa semangat pembaharuan. “Setelah 52 tahun perjalanan organisasi, pelantikan ini menjadi bara api semangat baru untuk mempererat gotong royong dan pengabdian yang lebih nyata bagi masyarakat.”
Sumber : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.
Penulis: Baldus Sae
Foto: Dio Ceunfin
Editor : Hiro Lukas
