Sumba Barat Daya Lumbung Jagung NTT: Gubernur Melki Turun Panen, Janji Selesaikan Keluhan Petani.
SUMBA BARAT DAYA, 3 Juli 2026 – Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena memimpin panen raya jagung varietas unggul Lamuru di Kampung Ikit, Desa Hameli Ate, Kecamatan Kodi Utara. Kegiatan ini bukti nyata dukungan terhadap Asta Cita Presiden demi mewujudkan kedaulatan pangan nasional.
Sumba Barat Daya kini menjadi sentra jagung terbesar di NTT. Luas lahan tanam mencapai 36.393 hektare, dengan 8.260 hektare di Kecamatan Kodi Utara saja. Varietas Lamuru yang dipanen sangat tangguh di lahan kering, cepat panen, dan berkualitas tinggi.
“Petani adalah profesi paling mulia. Tanpa kalian, dari mana kita makan? Berbanggalah bekerja di ladang sendiri,” ujar Gubernur bangga.
Gubernur mendengar langsung harapan petani: kurang pupuk, butuh benih unggul, dan minim alat pascapanen. Tanpa menunggu lama, Gubernur berjanji:
✅ Perjuangkan tambahan kuota pupuk bersama Kementerian Pertanian dan PT Pupuk Indonesia
✅ Pastikan pasokan benih unggul terjangkau dan tepat waktu
✅ Bangun irigasi dan sediakan alat pengering/perontok jagung
✅ Pasar terjamin: Hasil panen akan diserap langsung oleh dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah ini, sehingga keuntungan berputar di tangan petani.
Wakil Bupati Sumba Barat Daya Dominikus Alpawan Rangga Kaka menyambut baik langkah ini.
“Di sini kami percaya: Tanam jagung, panen sarjana. Banyak anak kami jadi dokter, guru, dan profesional berkat keringat petani. Sudah sepantasnya usaha kalian didukung penuh,” tuturnya.
Kegiatan ini menegaskan komitmen Pemprov NTT: pertanian adalah fondasi kemakmuran dan jalan menuju kemandirian daerah.
Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.
Penulis: Baldus Sae
Foto: Idin
Editor: Hiro Lukas
