Gubernur NTT Instruksikan OPD Evaluasi Pelayanan Publik dan Perkuat Adaptasi Digital.

IMG_20260518_135215_594

 

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik, adaptif terhadap perkembangan era digital, serta didukung disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal tersebut disampaikannya saat bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Upacara Kesadaran ASN lingkup Pemerintah Provinsi NTT di Halaman Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, Senin (18/5/2026).

Upacara tersebut dipimpin Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambros Kodo yang bertindak sebagai Komandan Upacara dan dihadiri Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, para Staf Ahli Gubernur, Asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah, serta ASN lingkup Pemprov NTT.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur bersama seluruh peserta upacara juga melaksanakan doa bersama bagi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi NTT, almarhum Alexander Koroh, yang meninggal dunia pada Minggu, (17/5/2026) di Jakarta saat menjalankan tugas kedinasan.

“Pak Alex meninggal dalam tugas sebagai Kepala Dinas PMD di Jakarta. Ini kepergian yang memberikan duka mendalam bagi kita semua,” ujar Gubernur.

Selanjutnya, Gubernur juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan evaluasi internal terhadap sistem pelayanan publik yang berjalan, sekaligus memperkuat adaptasi pelayanan di era digital.

“Memasuki era digital saat ini, kita perlu menyesuaikan diri dalam melaksanakan pelayanan. Saya meminta setiap OPD segera melakukan evaluasi internal terkait pelayanan publik untuk melihat sejauh mana manfaat yang dirasakan masyarakat,” ujar Gubernur.

Gubernur juga menginstruksikan seluruh instansi pelayanan di lingkup Pemerintah Provinsi NTT untuk melibatkan masyarakat dalam proses evaluasi melalui penyebaran kuesioner atau instrumen penilaian lainnya guna memperoleh masukan terhadap kualitas layanan yang diberikan.

“Masukan masyarakat menjadi dasar untuk melakukan pembenahan pelayanan,” katanya.

Menurut Gubernur, peran ASN sangat penting untuk memastikan seluruh indikator pelayanan publik dapat dipenuhi secara optimal.

Selain menyoroti aspek pelayanan dan digitalisasi, Gubernur juga mengaitkan kualitas pelayanan publik dengan capaian PAD. Menurutnya, pelayanan publik yang optimal membutuhkan dukungan kondisi fiskal daerah yang sehat dan stabil. Realisasi PAD juga menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah dan pemenuhan kesejahteraan ASN, termasuk Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Gubernur mengapresiasi BPSDM Provinsi NTT yang berhasil mencapai realisasi PAD hingga 70 persen. Sementara itu, OPD dengan capaian PAD yang masih rendah diminta segera melakukan evaluasi internal guna mendukung peningkatan PAD.

Lebih lanjut, Ia juga meminta seluruh OPD tetap memastikan pelayanan publik berjalan dengan baik di tengah berbagai agenda pemerintahan yang sedang berlangsung di dalam maupun luar daerah, serta menegaskan pentingnya pemanfaatan sistem digital dalam mendukung koordinasi dan pelayanan pemerintahan.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur didampingi Wakil Gubernur NTT turut menyerahkan SK Pensiun kepada perwakilan ASN yang memasuki Masa Purna bakti Juni 2026.

Demikian siaran pers ini dibuat untuk dipublikasikan. #AyoBangunNTT

Penulis : Fara Therik
Foto : Hosea Huru – Nuel Here Wele
Video : Ricky Nengga