Lokakarya Literasi NTT: Budaya Baca dari Rumah, Investasi Terbaik untuk Generasi Masa Depan. ‎ 

IMG_20261106_153409_220

Kupang, klikinfopol.com. 6 November 2026 – Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena membuka Lokakarya Optimalisasi Peran Kelompok Kerja Bunda Literasi Provinsi dan Kabupaten/Kota di Ballroom Hotel Sasando. Kegiatan dua hari 6‑7 November ini bertujuan memperkuat pemanfaatan buku bacaan bermutu dan membangun gerakan literasi berkelanjutan bagi anak‑anak NTT.

Gubernur menegaskan literasi sebagai investasi paling penting untuk generasi masa depan, di mana kemampuan membaca dan berpikir kritis harus dibangun sejak dini. Ia menekankan peran keluarga, khususnya para Bunda Literasi, sebagai penggerak budaya baca di rumah.

“Investasi terbaik adalah menyiapkan generasi masa depan. Kemampuan membaca dan berpikir kritis merupakan kebutuhan mendasar yang harus kita siapkan sejak dini,” ujar Gubernur.

Gubernur mengingatkan kemajuan akses platform digital menuntut anak memiliki kemampuan memilah informasi dan berpikir kritis, bukan hanya mengonsumsi konten secara pasif. Budaya membaca yang tumbuh dari lingkungan rumah menjadi fondasi utama agar anak tumbuh dengan karakter, kreativitas dan daya pikir yang kuat.

Sejalan dengan Dasa Cita Melki‑Johni, Gubernur mengusulkan tiga langkah strategis: forum evaluasi rutin lintas jenjang pendidikan, penghargaan bagi pihak yang berkontribusi meningkatkan budaya baca, serta pengukuran dampak program secara nyata. Ia juga mengungkapkan rencana menerbitkan buku baru sebagai dokumentasi perjalanan dan refleksi pembangunan daerah.

Deputi Direktur INOVASI Indonesia Handoko mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi NTT. Ia menyebut ketersediaan ribuan buku bacaan bermutu, guru dan relawan literasi sudah tersedia, sehingga tantangan utama saat ini adalah membangun lingkungan yang mendukung kebiasaan membaca anak.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi NTT menyampaikan NTT termasuk penerima bantuan buku bermutu dalam jumlah besar yang telah disebar ke berbagai kabupaten/kota. Lokakarya ini menghadirkan Bunda Literasi, Pokja Literasi se‑NTT, unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah dan mitra pembangunan untuk merumuskan model kolaborasi baru guna menaikkan indeks kegemaran membaca masyarakat.(*)

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

Penulis: Fara Therik

Foto: Dio Ceunfin

Editor: Hiro Lukas