Tour de EnTeTe 2026 Berubah Konsep: Olahraga Jalan‑Lari Lintas Pulau NTT, Dorong Ekonomi Kerakyatan dan Aksi Sosial.

IMG_20261101_184150_285

Kupang, klikinfopol.com. 1 November 2026 – Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena memimpin rapat persiapan Tour de EnTeTe 2026 di Rumah Jabatan Gubernur NTT. Kegiatan ini menjadi bagian rangkaian perayaan HUT ke‑68 Provinsi NTT yang puncaknya jatuh pada 20 Desember 2026, dengan konsep baru yang menggabungkan olahraga jalan kaki, lari, aksi sosial, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat di seluruh pulau NTT.

Berbeda dari edisi sebelumnya yang identik dengan olahraga bersepeda, Tour de EnTeTe 2026 mengusung model lintas pulau menyusuri wilayah Timor, Sumba, Flores, Sabu, Rote, Lembata hingga Alor. Kegiatan direncanakan berlangsung sekitar satu bulan mulai minggu pertama November sampai awal Desember 2026, dengan pembagian etape tiap pulau sepanjang sekitar 15 kilometer dan ditutup lari 10 kilometer pada babak akhir.

Gubernur Melki menegaskan kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga. “Kita berjalan dan berlari sambil berbuat baik. Akan ada banyak kegiatan yang menggerakkan ekonomi kerakyatan di setiap kabupaten se‑NTT,” ujarnya.

Penyelenggaraan juga bergeser dari pola acara yang terpusat di ibu kota kabupaten ke lokasi‑lokasi yang memberikan manfaat langsung bagi warga setempat. Setiap etape akan diisi penanaman pohon, pelibatan UMKM lokal, penyaluran bantuan sosial, serta layanan publik lintas perangkat daerah. Masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi penerima manfaat utama kegiatan.

Rapat persiapan diikuti lebih dari dua puluh perangkat daerah mulai dari Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan hingga Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT.

Melalui Tour de EnTeTe 2026, Pemerintah Provinsi NTT menjadikan momentum HUT ke‑68 sebagai gerakan bersama yang menyatukan olahraga, kepedulian sosial, pelestarian lingkungan, promosi potensi daerah dan penguatan ekonomi kerakyatan. Kegiatan ini diharapkan memperluas jangkauan manfaat pembangunan hingga ke desa dan wilayah pelosok NTT.(*)

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

Penulis: Alexander L. Raditia

Foto: Ady

Editor: Hiro Lukas